Beranda > Renungan > Janji pakde Karwo

Janji pakde Karwo

16 Mei 2009

pakde karwo dan Gus IpulPakde Karwo -Gubernur Jawa Timur dan Gus Ipul (Syaifullah Yusuf-Wakil Gubernur) berjanji dalam 100 hari awal pemerintahannya akan memperketat 3 program yaitu memperbaiki jalan yang rusak,menata pedagang kaki lima dan menuntaskan kasus Lapindo.

Syaifullah Yusuf berjanji dalam seratus hari kepemimpinannya akan menambal dan memperbaiki seluruh jalan rusak di seluruh Jawa Timur khususnya jalan milik provinsi agar akses transportasi warga terganggu. Bahkan Gus Ipul menyodorkan jargon : “tiada hari tanpa menambal jalan”

Mengenai penataan PKL yang selama ini memang semrawut dan dinilai menjadi biang kemacetan dan kekumuhan Gus Ipul akan bekerjasama dengan Pemkot dan pemkab agar penataan PKL tidak sampai menambah kemiskinan.
Selain itu kasus Lapindo yang proses penyelesaiannya lambat juga akan diawasi oleh Pemda sehinga penduduk Porong segera mendapatkan ganti rugi. Janji seperti diatas bertaburan saat kampanye berlangsung baik pada waktu kampanye pemilu maupun kampanye pemilihan kepala daerah.Seorang pimpinan partai politik berjanji akan mengusahakan sembako murah sementara partai lain menjanjikan biaya pengobatan gratis,sekolah gratis,mengentaskan kemiskinan dan lain sebagainya.

Janji-janji kepada rakyat untuk mendapatkan simpati dan dukungan mereka sesungguhnya sah-sah saja.Yang menjadi masalah adalah ketika pejabat yang bersangkutan tidak bisa memenuhi janjiny karena berbagai kendala,misalnya dana yang terbatas.Rakyat akan segera memprotes dan menilai bahwa sang pemimpin hanya pandai mengobral janji tetapi tanpa bukti.

Dalam pemilihan umum untuk anggota legislatif yang lalu ada beberapa caleg yang rumahnya didatangi penduduk. Mereka menagih kekurangan uang yang telah dijanjikan oleh caleg ketika kampanye.Bagi rakyat kecil uang Rp.20.000 sangat besar artinya.Oleh karenanya mereka tidak segan-segan menagih  janji ketika caleg yang didukungnya berhasil.

Dalam hal janji pakde Karwo dan Gus Ipul memang tampak ada upaya untuk memenuhi janji tersebut misalnya perbaikan sarana jalan. Saat ini memang di Jawa Timur sedang diadakan penambalan jalan-jalan yang berlobang.Sekalipun mungkin belum tuntas semuanya namun setidaknya janji “tiada hari tanpa menambal ban” itu bukanlah janji kosong belaka.

Yang paling berat tentu janji untuk menuntaskan masalah Lapindo. Penduduk Porong tentu akan terus menagih pakde Karwo sampai kapanpun. Maklum kasus Lapindo ini sudah cukup lama menyengsarakan rakyat Porong.Jika sampai habis masa jabatan pakde Karwo kelak belum bisa menuntaskan kasus Porong maka pasangan Karsa (Karwo-Syaifullah Yusuf) harus mempertanggung- jawabkannya kepada Allah Swt.

Kampanye Pilpres dalam waktu dekat juga akan digelar. Rakyat akan mengamati janji apalagi yang akan disampaikan oleh para calon pimpinan negeri ini untuk menarik simpati dan dukungan mereka.

Renungan

1. Bagi seorang muslim setia janji harus ditepati. Hal sesuai dengan firman Allah Swt dalam QS.Isra:34 :QS.ISRA 34

wa laa taqrabuu maalal yatiymi il-laa bil-latiy hiya ahsanu hat-taa yabluga ashud-dah wa awfuu bil ahd in-nal ahda kaana mas-uulaa (QS.Isra 34)

2. Rasulullah Saw bersabda : “Janji adalah hutang”

Oleh karena itu setiap muslim harus berhati-hati dalam berjanji agar tidak dicap sebagai orang yang munafik.

  1. krishna
    23 September 2009 pukul 19:38

    posko pak De Karwo dan Gus Ipul di pelabuahan Ketapang
    Banyuwangi, bertuliskan pengobatan, minum dan mie gratis
    pengobatan jelas nampak ada, minuman ada kurang lebih
    4 doos. dispenser serta aqua galon, yang tanpa tuan tak terurus, mie tak ada sama sekali. kami mengetahui karena kami numpang tempat di stand tersebut dalam rangka dukungan komunikasi arus mudik dan arus balik lebaran, sehingga kami yg dikira petugas dari pak de Karwo, ya celingukan deh kami karena ketidak mengertian kami tentang makan minum gratis tersebut. terima kasih

  2. Sumiadi
    1 Desember 2009 pukul 08:42

    Saya sebagai Rakyat Jawa Timur Sangat Bangga dengan Kepemimpinan Bapak Berdua, yang mana Janji 100 hari bisa terpenuhi dengan baik walaupun belum sempurna, yang kami berikan aprisiasi pertama adala Infra stuktur Jalan Propinsi yang semakin lama semakin bagus,baik vulume dan mutunya, Penataan PKL juga berangsur membaik yang belum maximal tinggal penangan Lumpur lapindo terutam akses Jalan Pengganti yang tak kunjung selesai.

    Kami adalah masyrakat Kecil yang tinggal di Desa Pinggiran Jalan Propensi di Kecamatan Tongas Probolinggo , yang perlu kami tanyakan adalah Kapan Konversi Minyak Tanah ke Gas LPG untuk Desa Kami mendapatkan Tabung Gas dan Kompor Gratis dari Pemerintah, karena kami sering lihat iklan di TV bahwa banya Masyrakat lain yang sudah menerima subsidi tersebut.

    Yang kedua Kapan Rakyat miskin bisa mengajukan Kredit tanpa Jaminan untuk, bisa mengembangkan usahanya, tentunya kredit dengan bunga ringan yang tidak memberatkan
    bagi kami .

    Mohon pihak yang terkait bisa memberi jawaban bahkan merealisasikan harapan kami.

    Tima kasih Pak De Karwo dan Gus Ipul,
    Teruskanlah Perjuangan Bapak@ untuk Memimpin Jatim Kearah yang Lebih Baik, Amin3x

    Semoga harapan panjenengan terkabul mas.Amin

  3. 12 Januari 2010 pukul 19:22

    Ya Allah..
    apakah janji meeka utk kasus Lapindo udah lunas Pakde..?
    berani skali mengambil resiko itu, merinding saya..
    bagaikan menggadaikan akhirat utk dunia..

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: