Beranda > Unik-menarik > Cucuku menjadi manusia

Cucuku menjadi manusia

22 Mei 2009

Masjid Al-Akbar Surabaya,Kamis,tanggal 21 Mei 2009 jam 8 lebih sedikit.
Cucuku Sri Amiretno Damayanti yang dokter itu telah menjadi manusia setelah Anang Pranoto Hidayat,S.Hut dengan suara pelan tapi lancar mengucapkan “Saya terima nikahnya Sri Amiretno Damayanti Binti Samsuri dengan maskawin tersebut diatas tunai !”.Doa syukur dan harapanpun diucapkan.
Saya tidak tahu pasti bagaimana ekspresi Tanti-demikian nama panggilan cucuku itu-apakah tersenyum atau menangis. Jika menangispun saya kira itu adalah tangisan bahagia.
Pagi itu Tanti tampak anggun dengan busana pengantin warna putih dengan jilbab warna senada.Hanya make-upnya saya rasakan agak terlalu berat sehingga sayapun pangling.Sementara Anang sang suami berpakaian jas (tanpa dasi) dan lengkap dengan kopiah hitam,khas busana muslim plus.
Acara selanjutnya adalah penyerahan mas kawin berupa perlengkapan sholat plus uang tunai sebesar Rp.2 juta sekian.Setelah saya perhatikan jumlah uang itu mencerminkan tanggal acara akad nikah mereka.Termasuk disini adegan saling memasang cincin pernikahan.
Selanjutnya sesi foto bersama diawali dengan foto 2-6-4-4..haaa..ini katanya rumus sesi foto yang artinya foto Tanti-Anang (2), foto Tanti-Anang plus orangtua kedua belah pihak (6),foto Tanti-Anang plus orang tua Tanti(4),foto Tanti-Anang plus orang tua Anang(4). Selanjutnya foto Tanti-Anang bersama saudara kandung kedua belah pihak dan tentu saja dilanjutkan dengan foto Tanti-Anang bersama kerabat-kerabatnya.
Tanti Anang dan Eyang
Sang pengantin berpose bersama YangKung dan YangTi
Usai pernak-pernik akad nikah,pengantin dan keluarga menuju keruang rias untuk berganti pakaian dan di “make over” alias didandani.Acara berdandanria ini juga termasuk anggota panitia. Saya sendiri yang tidak ikut didandani karena berdandan sendiri di…..dalam mobil yang parkir dihalaman masjid Al-Akbar dibawah pohon yang rindang. Busana muslim saya lorot dan saya”malih warno” dengan busana “lounge suit”( lounge suite adalah busana dalam bentuk jas dan pantalon warna dan bahan senada plus dasi).
Jam 10.30 acara resepsi dimulai yang didahului dengan acara temu pengantin singkat-artinya tidak selengkap temu pengantin adat Jawa.Acara ini diiringi dengan kumandang Sholawat Nabi dengan musik akapela. Tanti yang sudah berganti busana warna coklat plus sanggul yang penuh dengan hiasan bunga melati sampai nglewer kebawah dengan tersenyum menyambut kedatangan Anang yang siang itu berbusana muslim warna hitam dengan sulaman emas dibagian depan.Setelah “temu”,mereka bersalaman dan Tanti diijinkan ngesun tangan Anang lagi.Selanjutnya pengantin bersama orangtua kedua belah pihak menuju pelaminan.
Menuju Pelaminan
Acara sungkemanpun dilaksanakan.Tanti dan Anang secara berurutan sungkem kepada Mas dan Mbak Samsuri(orangtua Tanti) dan selanjutnya sungkem kepada Mas dan Mbak Joko(orangtua Anang).Saya yang memegang jabatan sebagai wakil kedua belah pihak menyampaikan sambutan singkat sekedar mengucapkan terima kasih dan mohon doa restu agar rumahtangga Tanti-Anang menjadi rumah tangga yang sakinah,mawaddah wa rahmah. Acara diakhiri dengan doa.
Sambil melihat pengantin sedang berfoto ria dipelaminan saya mengamati busana para orang tua. Mereka kompak memakai busana warna coklat agak krem ..waduh sulit menamakan warnanya-atau coklat bata mentah kalee yang pas.Mbak Samsuri dan Mbak Joko sepertinya oke-oke saja, tetapi mas Samsuri dan Mas Joko..alamak….baju basofian..senada dengan warna celananya yang coklat bata tadi…. Duh rasanya kok kurang gebyar ya……….” “Tadinya mau memakai kain sarung yang dibelitkan dicelana Eyang,entah mengapa kok tidak jadi”, kata Agus Keswari sang Ketua Seksi Resepsi.
Pengantin dan orangtua kemudian turun dari pelaminan untuk acara”Kirab”. Eh ternyata mereka hanya menuju pintu keluar dan selanjutnya berjalan ke pelaminan lagi. Mereka siap menerima ucapan selamat dari para undangan dengan iringan organ tunggal dan diselingi akapela yang melantunkan lagu-lagu “samroh an “(kata mas Sa’un)
Nah..itu dia… mas Samsuri dan mas Joko sudah memakai celana dengan belitan kain batik warna-warni. Ini baru agak sumringah !!
Bukan resepsi kalau tidak ada acara makan-makan. Sementara para tamu bersalaman dengan pengantin saya patroli untuk mengintip menu prasmanan. Tentu ada nasi dwi warna yaitu nasi putih dan nasi goreng,;sup ayam plus sayuran dan sosis tampak ngepul menggiurkan;ayam goreng bumbu,gurami asam manis,sate ayam,kambing guling yang baunya wahhh,daging masak lapis, dan gulai kikil tanpa lontong.Tak ketinggalan aneka buah,fla dan es buah yang sueger pwol.
Tepat jam 13.00 resepsi dinyatakan selesai. Semuanya gembira dan puas terutama pengantin dan orangtua mereka. ” Sudah lega kan mas, udah bisa makan sekarang”, canda saya seraya mendekati mas Samsuri dan isteri yang sedang menikmati makan siang.
Tanti, nduk cucuku…kamu sekarang sudah jadi manusia. Kamu sudah menemukan pasanganmu seperti yang dijanjikan oleh Allah Swt dengan firman-Nya yang tercantum dalam QS.Ar-Rum ayat 21 :
QS.Ar-Rum 21

Wa min aayaatihii an khalaqa lakum min anfusikum azwaajal li taskunuu ilayhaa wa ja’ala baynakum mawad-dataw wa raHmah ‘in-na fiy dhaalika la aayaatil li qawmiy yatafak-karuun

yang artinya :

Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah diciptakan-Nya untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri

supaya kamu mendapat ketenangan hati

dan dijadikan-Nya kasih sayang diantara kamu.

Sesungguhnya yang demikian menjadi tanda-tanda kebesaran-Nya bagi orang-orang yang berfikir.

(QS. Ar-Rum : 21 )

And among His signs is that He created spouses for you from yourselves for you to gain rest from them, and kept love and mercy between yourselves; indeed in this are signs for the people who pon

Tanti dan Anang-kalianpun sudah mengikuti sunnah Rasulullah sebagaimana sabda beliau :


“Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang membenci sunnahku bukanlah umatku ( Al- Hadist )
Sayapun ikut memanjatkan doa dengan meniru do’a Nabi Muhammad Saw pada pernkahan putrinya Fatimah Azzahra dengan Ali Bin Abu Thalib

Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya
Memberkahi mereka berdua
Dan kiranya Allah meningkatkan kualitas keturunan mereka
Menjadikan pembuka pintu-pintu rahmat, sumber ilmu &hikmah
Serta pemberi rasa aman bagi umat.
Amin
Ahhhh..cucuku yang cantik sekarang sudah menjadi manusia dan kelak jika lahir anak-anak mereka maka cucuku menjadi manusia seutuhnya..

  1. mita
    22 Mei 2009 pukul 19:46

    omm..
    ptony kurang..
    kurang byk..

    upload lgi dunkz..
    hhee.. :p

    • Abdul Cholik
      22 Mei 2009 pukul 20:54

      -kalo fotonya kebanyakan entar blog terlalu berat,nggak kuat nanjak.
      -thanks sudah berkunjung kemari

  2. mytemporarykitchen
    24 November 2009 pukul 11:01

    slamat ya untuk pasangan berbahagia…

    terima kasih,sekarang lagi hamil

  3. 12 Januari 2010 pukul 18:37

    pakdeeee..
    saya belum jadi manusia…
    huaaaaaaa

  4. 18 Maret 2010 pukul 19:19

    ikut berbahagia utk pasangan pegantin baru Mbak Tanti dan Mas Anang
    salam

    sekarang sudah halm eh..hamil lho, akan segera punya buyut deh saya

  5. Oyen
    20 Agustus 2010 pukul 08:13

    Dheee…. sungkem nggih…. mugi2 Oyen bisa segera nyusul… AMIN😀

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: