Beranda > Renungan > Taktik sang Penggoda

Taktik sang Penggoda

22 Mei 2009

Siang ini khatib yang berkhotbah di Masjid Ar-Royyan dikomplex saya tinggal memberi pengetahuan baru bagi saya tentang taktik yang digunakan oleh setan atau iblis untuk menggoda manusia.Selama ini saya hanya mengetahui bahwa ada setan atau iblis yang selalu menggoda manusia agar tidak taat kepada Sang Pencipta yaitu Allah Swt. Tetapi taktik secara agak rinci baru siang ini saya peroleh.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Tuhan menciptakan manusia adalah agar manusia itu beribadah. Hal ini jelas dalam firman Allah Swt yang tercantum pada QS. Al-Dhariyat (51) ayat 56 :

QS.51 ayat 56

Wa maa khalaqtul jin-na wal insa il-laa li ya’buduun

yang artinya :”Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah(bekerja) kepada-Ku”

And I created the jinns and men, only for them to worship Me.http://multimediaquran.com/040/c40_60

Namun dalam perjalanannya ternyata masih banyak manusia yang tidak mengindahkan tugas yang diberikan oleh Allah Swt tersebut.Hal ini disebabkan karena adanya godaan setan dan atau iblis.Setan dan iblis memang sudah bersumpah akan menggoda manusia kapan saja,dimana saja dan dengan cara apa saja.Allah Swt berfirman :

QS 7  17

thum-ma la aatiyan-nahum mim bayni aydiyhim wa min khalfihim wa an aymaanihim wa ‘an shamaailihim,wa laa tajidu aktharahum shaakiriyn

(QS.Al-A’raaf (7) : 17

artinya

“Kemudian aku akan mendatangi mereka dari depan dan dari belakang mereka,dari dari kanan dan dari kiri mereka.Dan Engkau tidak akan mendapai mereka bersyukur(taat)”

“Then I will certainly approach them – from their front and from behind them and from their right and from their left; and You will find most of them not thankful.”

Selanjutnya khatib menjelaskan apa sasaran dan tujuan godaan setan itu tiap arahnya serta bagaimana cara menangkisnya sesuai dengan tafsiran para ahli tafsir.

1.Godaan dari arah depan

-Godaan dari arah depan ini bertujuan untuk membuat seorang muslim ragu-ragu tentang urusan akhirat. Para setan membisikkan kata-kata ” Memangnya kamu yakin akhirat itu ada ? Apa benar sorga dan neraka itu ada ?”. Manusia yang imannya tidak kuat tentu akan berpikir ulang tentang adanya kehidupan lain setelah kehisupan didunia.”Ah..jangan-jangan sorga atau neraka itu isapan jempol belakan “.

-Cara menghadapi godaan setan ini adalah dengan tetap meyakini (mengimani) tentang hal-hal ghaib bahwa Allah, Malaikat,akhirat,sorga ,neraka dan hari pembalasan itu benar adanya sebagaimana telah difirmankan oleh Allah Swt.

2. Godaan dari arah belakang.

-Godaan dari arah belakang bertujuan untuk membuat seorang muslim lebih mencintai gebyarnya dunia daripada akhirat.Pasukan setan akan membisiki kita dengan rayuan mautnya” Memangnya tanpa uang kamu bisa bahagia ? Memang kamu tidak ingin punya harta,kedudukan dan wanita-wanita yang cantik? Memangnya kamu sholat saja bisa menurunkan uang dari langit“?. Dengan rayuan gombal ini diharapkan kita lebih mementingkan urusan dunia daripada akhirat.

-Rayuan setan ini harus ditangkis dengan “Urusan akhirat lebih penting tanpa melupakan urusan dunia. Urusan dunia dilakukan untuk diambil wasilah(manfaat) bagi kegiatan untuk akhirat

3.Godaan setan dari arah samping kanan.

-Godaan dari arah samping kanan ini bertujuan untuk menimbulkan subhat atau menimbulkan keragu-raguan bahwa ajaran Islam itu benar.Mereka membisiki manusia dengan kata-kata” Al-Quran dan As-Sunnah itu sudah kuno dan tidak sesuai dengan jamannya lagi “ Dengan bisikan ini manusia yang imannya lemah akan terpengaruh dan mencoba membanding-bandingkan Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan yang lain.

-Cara menangkis godaan setan ini adalah dengan terus belajar dan belajar sehingga dapat menemukan dan menyimpulkan bahwa Al-AQur’an dan As-Sunnah tetap relevan sejak dulu,kini dan dimasa yang akan datang.

4. Godaan setan dari arah kiri

Godaan setan dari arah kiri bertujuan untuk meningkatkan sahwat manusia terhadap keduniawian;baik sahwat harta,sahwat kedudukan,sahwat wanita dan sahwat-sahwat lainnya.Setan merayu seorang muslim dengan bisikan mautnya:” Ngapain sholat, sudah ditunggu cewek cantik tuh dialun-alun Sholat mah bisa ditunda”

-Cara mengatasi godaan ini adalah menerapkan ilmu yang sudah dipelajari selama ini.

Dalam khutbah kedua khatib juga menjelaskan mengapa setan tidak menyerang manusia dari atas. Setan tdak akan menggunakan  jalur ini karena rahmat Allah Swt turun kepada manusia melalui jalur atas.

Sayang khatib tidak menjelaskan apakah ada kemungkinan setan atau iblis menggoda manusia dari arah bawah.

Khutbah sudah ditutup dan selanjutnya kamipun bersiap sholat Jum’at dua rakaat.

Khutbah hari ini saya rasakan sebagai khutbah yang kesting alias ringkes (singkat) tetapi penting.

  1. 22 Mei 2009 pukul 20:44

    Sebelumnya aq ucapin terima kasih soalnya udah sempetin waktu mas buat kunjungin blogq yang kacau balau n kasih comment pula.,,,
    Truz, Boleh tukeran link?
    Artikel yang ne inspiratif banget mas,,,

  2. Abdul Cholik
    22 Mei 2009 pukul 21:22

    -terima kasih atas kunjungan dan komentarnya.
    -saya juga masih belajar nih,harus banyak baca2 lagi.
    -yuuuk tukeran link biar tambah gayeng
    -selamat dan sukses ya.

  3. 12 Januari 2010 pukul 18:41

    hahahahaaaaa.. dasar Pakde!
    saya ini lg serius2 baca jd ngakak!
    gara2 baca ini :
    Sayang khatib tidak menjelaskan apakah ada kemungkinan setan atau iblis menggoda manusia dari arah bawah.

    trima kasih pencerahan nya ya Pakde, saya juga baru tau ini

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: