Hari-hari

Pada umumnya kita mengenal hari-hari (yaum) dalam seminggu yaitu hari Senin ( yaum al-itsnain),Selasa (yaum at-tsulaatsaa) dan seterusnya. Ada hari-hari lain yang perlu kita ketahui yang didalam hari-hari itu akan tampak sesuatu atau kejadian yang lain yang bisa membuat kita senang atau bahagia.Yaum atau hari-hari tersebut adalah :

1.Yaum ‘abuus : hari ketika wajah tampak muram dan hitam karena ketakutan.

2.Yaum al-aakhir : hari akhir,hari kiamat.

3. Yaum al-aliim :hari kepedihan

4. Yaum al-‘aqiim : hari ditegakkannya keadilan.

5. Yaum ‘aradh : hari pertontonan atau hari diperlihatkannya semua amal manusia.

6. Yaum al-‘asiir : hari penuh kesulitan.

7. Yaum al-azhiim : hari agung.

8. Yaum al-aazifah : hari kiamat;disebut demikian karena kejadiannya sudah dekat.

9. Yaum al-ba’ts : hari kebangkitan,hari dimana manusia dibangkitkan lagi dari kematian secara serentak.

10.Yaum al-chaqq,al-chaaqqah : hari kepastian,hari ditegakkannya kebenaran;hari semu janji Allah di dalam Al-Qur’an tentang adanya kehidupan di alam akhirat terbukti.

11.Yaum al-chasrah : hari penyesalan sebab sudah tidak ada lagi kesempatan bagi umat manusia untuk beriman dan beramal saleh guna menbus dosa-dosanya.

12. Yaum al-chisaab : hari perhitungan.

13.Yaum ad-diin : hari kiamat,hari pembalasan,hari yang diwaktu itu masing-masing manusia mnerima pembalasan amal-amalnya ang baik maupun yang buruk.

14. Yaum al-faariq,yaum yafirru al -mar’ min akhiih wal ummih wa abih wa shaahibatih wa baniih : hari perpisahan,hari terputusnya hubungan antara yang astu dengan yang lain.

15. Yaum al fashl : hari keputusan,sebab pada hari itu akan diputuskan apakah seseorang akan masuk sorga atau menghuni neraka.

16. Yaum al-ghaasyiyah : hari pingsan,karena kehidupan segala makhluk Allah benar-benar berhenti.

17. Yaum a-jaami’ : hari pengumpulan,sebab hari itu semua manusia akan dikumpulkan di Mahsyar.

18.Yaum al-jazaa : hari pembalasan sebab hari itu setiap amal perbuatan akan ditentukan balasannya.

19. Yaum al-khuluud : hari keabadian hidup sesudah mati.

20. Yauma al-khuruuj : hari manusia dikeluarkan dari alam kubur

21. Yauma la naf ‘a lah, la yanfa’ maalun, wa lan banuun illaa man ataa allah bi qalbiin saliim : hari hilangnya kemanfaatan hidup,hari dimana harta benda dan anak-anak tak lagi  memberi manfaat (dan tak ada lagi yang bisa menyelamatkan seseorang);kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih.

22. Yaum al-ma’luum : hari pengumuman.

23. Yaum al-mau’uud : hari yang dijanjikan

24. Yaum an-nachr : hari kurban

25. Yaum al-qiyaamah :hari kehancuran alam semesta.

26. Yaum ar-raajifah :hari gempa besar.

27. Yaum as-shakhkhah : hari memekakkan  telinga,sebab pada hari itu Malaikat Israfil meniupkan sangkakala.

28. Yaum al-taghaabun : hari penyelesaian segala urusan.

29. Yaum at-talaaq : hari perhimpunan dim padang mahsyar,hari pertemuan sebab orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan dipertemukan dengan Tuhannya.

30. Yaum al-tanaad : hari panggilan,hari kiamat disebut demikian karena seluruh makhluk dipanggil untuk mendatangi padang mahsyar.

31. Yaum at-thaamah : hari kesulitan,karena setiap manusia tidak dapat menyelematkan diri mereka sendiri.

32. Yaum al-waaqi’ah : hari kejatuhan,sebab segala benda angkasa seperti bintang-bintang berjatuhan.

33. Yaum al-zilzaalah : hari kegemparan/goncangan hebat,sebab bumi saat itu mengalami kegoncangan teramat hebat.

Semoga menjadi bahan pengetahuan dan ancang-ancang untuk menyiapkan bekal.

Sumber : Kamus Cerdas Pengetahuan Umum Islam-Indy G .Khakim-Pustaka Kaona

Iklan

Penulis: Pakde Cholik

Abdul Cholik adalah seorang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal TNI. Ngeblog sejak tahun 2009 dan mempunyai beberapa blog termasuk di kompasiana. Telah menerbitkan lebih dari 20 buku berbagai topik, termasuk buku antologi. Selain menulis review buku, produk, dan jasa juga sering memenangkan lomba blog atau giveaway. Pemilik www.abdulcholik.com ini dapat ditemui dengan mudah di Facebook/PakDCholik dan Twitter/@pakdecholik

3 thoughts on “Hari-hari”

  1. Allah Ta’ala menggambarkan hari kiamat dengan banyak istilah seperti disebutkan di atas. Namun yang selalu saya ingat adalah : “Hari yang Pasti Datangnya” maksudnya seluruh makhluk, termasuk Iblis laknatullah, sudah maklum dengan datangnya hari kiamat …

Komentar ditutup.