nDesit

Betapa senang hati Kolonel Abimanyu Komandan Korem 007/ Brojomusti melihat Letkol Parikesit akhirnya jadi menikah.Memang sangat agak langka mencari seseorang berpangkat Letkol masih bujangan.Tentu juga ada yang menaruh prasangka jika pria yang sudah cukup umur belum juga menikah.

Sebagai seorang Komandan Kodim sudah sepatutnya Letkol Parikesit didampingi oleh seorang isteri untuk mendukung tugasnya.Letkol Parikesit memilih Nastiti Ayutho-seorang gadis kampung-anak pak Lurah,sebagai pendamping hidupnya.“Fresh from the village”,begitu kira-kira pendapat Letkol Parikesit.

Sangking gembiranya, Danrem menyelenggarakan acara santap malam bersama si pengantin baru dirumahnya.  Beberapa kolega diundang dalam acara itu. Sambil menikmati hidangan ala Eropa ( Kolonel Abimanyu pernah menjadi Atase Pertahanan disalah satu negara dibenua Eropa) diperdengarkanlah nada-nada lembut musik klasik.

Ny. Tiya Parikesit ( nama Nastiti Ayutho akhirnya dipanggil “ Tiya“ agar tidak terlalu “ nJawani“ ) berkeliling memperkenalkan diri kepada tamu undangan-didampingi suaminya yang mengumbar senyum kesana-kesini. Maklum semalem di “bilik pencoblosan” sang Dandim memperoleh sukses besar.

“  Saya senang sekali Mozard jeng “, celetuk Ny. Dien Abimanyu  sambil mengolesi spring roll dengan sedikit mentega ( aneh nggak sih ??), “ kalo jeng  Tiya sukanya apa ??”

“     Kalau saya lebih senang  Margarine, Bu “, sahut  Ibu Tiya Parikesit sambil ikut-ikutan ambil mentega.

Mendengar jawaban isterinya, Letkol Parikesit merah padam mukanya.

Dalam perjalanan pulang Letkol Parikesit menampakkan wajah “ sedang murka “

“ Aku kecewa dan malu sekali , masak jeng bilang Margarine kepada ibu komandan. Makanya bolak-balik saya bilang belajar..belajar…belajar, agar nggak ndesit  dan memalukan kayak tadi “,ujar Letkol Parikesit.

“  Lho kenapa sih mas, kan aku nggak tahu maksud Ibu tadi.Ibu bilang suka Mozard sambil nyolek mentega, jadi aku ya bilang aja Margarine “, jawab Bu Tiya dengan wajah memelas, “ Sebenarnya apa sih mas Mozard itu ??”, tanya Bu Tiya.

“   Masak Mozard aja nggak tahu, itu kan merk parfum  !!”, jawab Letkol Parikesit  dengan yakin.

***

Hikmah :  Ojo dumeh dan jangan sok tahu !!

Iklan

Penulis: Pakde Cholik

Abdul Cholik adalah seorang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal TNI. Ngeblog sejak tahun 2009 dan mempunyai beberapa blog termasuk di kompasiana. Telah menerbitkan lebih dari 20 buku berbagai topik, termasuk buku antologi. Selain menulis review buku, produk, dan jasa juga sering memenangkan lomba blog atau giveaway. Pemilik www.abdulcholik.com ini dapat ditemui dengan mudah di Facebook/PakDCholik dan Twitter/@pakdecholik

3 thoughts on “nDesit”

Komentar ditutup.