Beranda > Renungan > Berikan yang terbaik

Berikan yang terbaik

10 Juni 2009

Seorang pejabat personalia diperintahkan oleh atasannya mencari seorang calon guna menduduki jabatan Kepala Cabang sebuah instansi.

“Coba ajukan 10 orang calon dari karyawan kita yang baik-baik untuk menduduki jabatan Kepala Cabang di Surabaya.Siang ini ajukan daftar namanya sesuai urutan prestasi mereka” ,kata bos kepada Kepala Bagian Personalia.

Tidak sampai 3 jam, daftar nama calon sudah diserahkan kepada bos.“Sekarang dari 10 calon ini,ambil 5 orang yang terbaik”, perintah bos lebih lanjut.Kabag Personalia segera memilihnya dan diajukan kembali kepada bos.Setelah meneliti 5 orang calon tersebut bos berkata lagi :” Peras lagi menjadi 3 orang,daftarnya ajukan saya setelah makan siang”.Ketika sedang asyik makan siang,bos mendapat telepon dari isterinya :” Pa,tolong diangkat anak buah kita yang isterinya pinter mbuat rempeyek teri itu lho, siapa ya namanya,saya kok lupa. Benar ya Pa,please”.

Si bos terhenyak,mulutnya mlongo seakan sedang makan buah simalakama.Kalau permintaan isterinya dipenuhi bagaimana dengan karyawan-karyawan yang sudah diseleksi  tadi, dan kalau tidak dipenuhi pasti bos akan di”persona non gratakan” oleh mertua yang merupakan pemilik perusahaan yang kini ia pimpin.

Sebulan kemudian,Digdoyo Kwat Santhoso,yang isterinya pinter membuat rempeyek teri,menjabat Kepala Cabang PT.Gebyar Persada Merthuha di Surabaya.

Cerita diatas hanya fiktif belaka,namun bukan tidak mungkin terjadi juga dilingkungan pekerjaan kita.

Ada yang mengatakan bahwa kenaikan pangkat atau jabatan seseorang ditentukan oleh prestasi,relasi dan nasib.Karyawan yang prestasi,relasinya baik belum tentu dapat dengan segera mendapatkan promosi pangkat atau jabatan karena nasibnya memang belum menghendaki.Sebaliknya karyawan dengan prestasi biasa-biasa saja kariernya dapat melejit karena relasinya yang banyak dan nasib sedang berpihak kepadanya.

Seharusnya,karyawan yang pantas mendapat promosi adalah karyawan yang keimanan dan ketaqwaannya baik, kualitas kinerjanya baik,moral,mental dan kepribadiannya baik dan didukung oleh kondisi fisik yang baik pula.

Oleh karenanya perlu dan penting untuk setiap saat memberikan dan menampilkan yang terbaik dari diri kita dimanapun bertugas dan berada.

  1. RSS
    11 Juni 2009 pukul 09:47

    Sisi lemah dr seorang laki-laki adalah perempuan..

    • 11 Juni 2009 pukul 10:53

      -juga sebagai sisi kuatnya,ada laki-laki yang menjadi lemah ketika isterinya meninnggal,kan

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: