Beranda > Renungan > Ternyata kamu bohong

Ternyata kamu bohong

18 Juni 2009

POSTER FILM SENOPATI

Ketika seorang rekan berulang tahun,saya mengirimkan sms yang berbunyi:”Disela-sela kesibukan saya di Beijing untuk mengikuti shooting sinetron berjudul:Cucu Seorang Jenderal,saya beserta artis-artis papan atas Indonesia mengucapkan selamat hari ulang tahun.Semoga mas Agus diberi panjang umur,disertai kesehatan yang prima,rejeki yang halal-barokah,kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin,yang ditopang oleh pilar keimanan dan ketaqwaan yang kokoh-kuat.Amin”.Segera saya terima sms balasannya.Selain mengucapkan terima kasih,mas Agus juga minta tolong agar anaknya bisa diikutkan bermain dalam sinetron tersebut.Sebagai teman baik,walaupun saat itu tidak bisa memenuhi permintaannya saya kirimkan sms lagi:” Maaf mas,sinetron yang ini sudah 90 % klar,nanti kalau ada shooting yang lain lagi putranya bisa saya ikutkan,tetapi melalui audisi dulu ya”.Melalui sms balasannya,Mas Agus setuju dan wanti-wanti berpesan agar segera memberitahu jika sudah akan shooting lagi.

Saya menyesal telah membohongi mas Agus,teman baik selama saya dinas di Jakarta.Teman yang statusnya sama dengan saya yaitu bulok alias bujang lokal.Keluarganya menetap di Bandung sementara keluarga saya di Surabaya.Disaat break makan siang kadang kami main catur ,scrable atau ngobrol dengan teman-teman lain yang sengaja datang ke kantor.Mas Agus begitu percaya kepada sms saya padahal saya membohonginya.Hal ini terlihat beberapa minggu kemudian mas Agus kirim sms lagi:“Bagaimana pak Cholik,kapan shooting sinetron lagi,jangan lupa pesanan saya lho ya.Anak saya benar-benar ingin menjadi artis nih.Mau audisi dulu juga tidak apa-apa,atau langsung diterima jadi artis juga monggo.Saya serahkan sepenuhnya kepada pak Cholik,thanks”.Tidak tega mengecewakannya,saya balas sms mas Agus dengan kalimat beraroma angin sorga:“Sabar ya mas,skenario memang sudah jadi tetapi masih direvisi lagi.Kami juga akan survey beberapa lokasi shootingnya dulu,setelah itu baru mencari artis-artis pendukungnya untuk audisi.Nanti saya kabari lagi ya”.

Ketika suatu kali kita berbohong,ada kecenderungan untuk berbohong lagi guna menutupi kebohongan kita yang pertama.Kebohongan kedua akan diikuti kebohongan ketiga,keempat dan seterusnya.Itulah sebabnya,dalam suatu rumah tangga yang banyak diselimuti kebohongan oleh salah satu pasangan atau keduanya,cepat atau lambat akan terjadi ketidak harmonisan.Dan jika masalah ini tidak segera diselesaikan dengan baik,mahligai rumah tangga yang dibangun akan segera roboh.Dilayar tivi sudah banyak kita saksikan bagaimana suatu rumah tangga berantakan akibat suatu kebohongan.Bahkan ada suatu pasangan yang tampak bahagia dipelaminan namun tak lama kemudian terjadi masalah ditengah jalan.Begitu cepat,begitu singkat.Perlu kita bentengi diri kita agar tidak mudah berbohong.

Untungnya mas Agus tidak pernah menagih janji saya lagi.Mungkin sudah diberitahu oleh teman-teman yang lain.”Lha kamu kok percaya sama mas Cholik,dia itu hobbynya memang humor.Lagian mas Agus kan sudah bertahun-tahun bersamanya,kok ya masih bisa dikerjain”, begitu kira-kira reaksi teman-teman ketika mas Agus cerita bahwa saya sedang shooting sinetron di Beijing.Hua…hua..hua…,main sinetron dari Hongkong ?!!

SINETRON CLBKFilm perdana (1983) ternyata sempat beredar diluar negeri.

All photos  in this page :created using Effects-PhotoFunia

  1. 18 Juni 2009 pukul 06:31

    Jiah! capedeh… padahal kalo beneran aku juga pengen


    Met pagi dinda.Ada sesuatu kan yang bisa dijadikan pelajaran dari artikel ini :jangan bohong.
    Terima kasih pagi-pagi sudah mampir.

  2. 18 Juni 2009 pukul 09:49

    Bohong itu asyik di awal mulanya, tapi “mumet” dibelakangnya..๐Ÿ˜€
    Sampun ngopi Dereng?๐Ÿ™‚


    Bener mas,pokoknya jangan bohong deh.Mangke sonten ngopinipun mas.

  3. 18 Juni 2009 pukul 10:12

    film CLBK itu dari Hongkong ya pak….????
    sepertinya pemainnya aku tuh…. wkwkwkwkkw….


    Emang mirip ya? Yang nulis skenario kan yangputri tho he..he..he

  4. 18 Juni 2009 pukul 11:20

    wa….h hikmah didalam tulisan yg penuh humor ini,
    ternyata dalem ya pak.
    mari kita latih diri kita agar jangan berbohong.
    karena yakin pasti ada yg tahu………………..Yang Maha Tahu.
    salam.


    Konon haru-biru artis kemarin karena ada kehobongan sejak awal lho mbak

    .

  5. bhe
    18 Juni 2009 pukul 12:01

    hahaha……
    lucu juga
    tapi kasian juga ya sahabatnya bapak…..
    kira kira apa ya tanggapan sahabatnya bapak saat dia tau….
    bahwa dia di bohongi sama bapak…..
    bapak sudh minta maaf blom???
    hayoo……….


    Jangan-2 sampai sekarang belum tahu kalau saya bohongi karena dah lama kami nggak kontak.Kalau dia gak sibuk mungkin nagih lagi tuh..ha..ha..ha.Thanks sudah berkunjung kepondok.

  6. 18 Juni 2009 pukul 12:04

    Tapi kalo bo’ong nya cuma bercanda sik..gak apa2 kalee yaa…….
    hee..heee.. belain diriik…

    sekarang …aman…aman…. gbr Harimauu…. , bsk kalo kamas gak liat tak ganti lagi .., tp foto anaknya ajaah.. biar gak ada yg protes…. hee.heee….

    SALAM.


    Kalau bohong bercanda yang nggak apa-apa kali,seperti saya kan pernah bohong disini.

  7. yyanti
    18 Juni 2009 pukul 12:34

    Jangan keseringan aja kali Pak.. Nanti walaupun Bapak berkata benar dibilangin bohong lagi


    Setuju mbak,ya minimal sebulan sekali yaaa..he..he..he.

  8. 18 Juni 2009 pukul 12:57

    Pakde… Coba Pakde sms teman pakde lagi deh, trus kasih alamat blog ini.
    Biar dia baca tulisan Pakde dan kita liat apa komentarnya haha๐Ÿ˜€


    Dia sih nggak hobby soal gini ini.Wong saya mbaca majalah Tempo aja dia bilang”Untuk apa tho mbaca kayak gituan” ha..ha..ha.

  9. 18 Juni 2009 pukul 13:10

    Ini ngimpi pora pakde? Ojo-ojo terusane wingi?๐Ÿ™„๐Ÿ˜€


    Oh ini true story kok,bahkan sebenarnya bukan hanya dia yang tak kasih sms kayak gitu kalau ulang tahun.Keponakan saya sendiri yang di Kalteng juga tak kirimi.Malah dia masih nagih minta foto2 waktu shooting je.

  10. guskar
    18 Juni 2009 pukul 13:28

    senopati abdul cholik kok nyalegnya sampe di hongkong sana ya…
    dijamin para TKW bakal ndukung pakdhe…๐Ÿ˜›


    Hongkong banyak duit mas,orang kalau mau dipinjami duit kan selalu bilang”Duit dari Hongkong”.

  11. 18 Juni 2009 pukul 13:47

    salam kenal cak cholik๐Ÿ˜€


    Terima kasih mas,perkenalan saya terima,lanjutkan tugas !

  12. KangBoed
    18 Juni 2009 pukul 14:00

    Waaaaah.. bapake TOP MARKOTOP yaaaa.. salute… bintang film yaaa…
    Salam Sayang


    Saya pernah ditawari main film’Pengemis dan Tukang Becak”.Tim audisinya bilang “bapak mau milih yang mana,jadi pengemisnya atau tukang becaknya?”

  13. 18 Juni 2009 pukul 14:38

    terus reaksinya mas agus ketika bertemu kembali dengan pak le’ bagaimana??


    Belum pernah ketemu dan sudah lama gak kontak,tumben, biasanya rajin sms ama tilpun kok sudah lma gak kontak.kami memang sama2 sudah pensiun sih.

  14. 18 Juni 2009 pukul 17:35

    CLBK sama siapa tuh mbah?


    ada dehhhh,makasih ya cah ayu dah mampir di pondok mbah.Pulangnya Titi Dj yee.Ojok lali mampir maneh.

  15. 18 Juni 2009 pukul 19:15

    pak dhe mo tanya CLBK tuh apa seh???
    kok ga ngerti cucumu ni…


    Walah,kok kalah ama eyang tho.Di SCTV ada acara namanya CLBK,alias Cinta Lama Bersemi Kembali.Kalau cucu mau ikutan silahkan,cari pacar pertama atau kedua yang masih serrrrr begitu cucu mendengar namanya disebut ha..ha..ha. acian deh cucu.

  16. zee
    19 Juni 2009 pukul 19:00

    Mas,
    Sebenarnya mas ini artis beneran ato bukan ya? Maksudnya jangan sampai saya ikutan terjebak kayak temannya mas Agus itu loh hehehee…..


    Saya memang pernah ditawari main sinetron berjudul “Yang terhempas dan terkandas” tapi saya nggak mau.Lha shootingnya saya dijatuh-jatuhkan dari kereta api ke sawah je.Belum ngintip profile tho?Rugi deh

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: