Beranda > Opini > Hari Bhayangkara

Hari Bhayangkara

1 Juli 2009

SATLANTAS POLDA JATIM

Bukan karena menantu saya seorang perwira Polri jika saya menulis artikel ini.Dalam hidup dan kehidupan sehari-hari,saya banyak berhubungan dengan instansi Polri.Ketika akan mendaftar menjadi taruna Akabri,saya harus melampirkan Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) yang dikeluarkan oleh Polres Jombang.Didalam dompet saya selalu tersimpan SIM C,SIM A dan STNK  yang membuat saya merasa nyaman dan tenang ketika mengendarai kendaraan bermotor dijalan raya.Itu juga dikeluarkan oleh instansi Polri.Bahkan ketika akan menikah,Anita Purwati-isteri yang telah mendampingi selama 33 tahun juga harus melampirkan SKKB dalam berkas permohonan menikah yang saya ajukan kepada komandan.Ketika menikahkan anak saya-Eny dan Sandy sayapun mengajukan surat permohonan untuk mengadakan keramaian kepada polsek setempat.Saya kira bukan itu saja,ketika masih dinas dilingkungan corps baret biru sayapun banyak bekerjasama dengan instansi Polri.Dan last but not least,tahun 1990,saya bersama-sama dengan puluhan perwira Polri,tergabung dalam Kontingen Garuda(Konga) berangkat ke Namibia dalam misi United Nations Transition Assistance Group(Untag) guna memonitor pelaksanaan pemilu dinegara tersebut.

Hari ini,tanggal 1 Juli,Polri akan memperingati Hari Bhayangkara.Sudah menjadi kelaziman,setiap memperingati hari ulang tahun,bukan hanya diselenggarakan upacara parade dan syukuran, tetapi juga dilakukan perenungan dan evaluasi atas apa yang sudah dan belum dilakukan.Evaluasi seperti itu sungguh sangat penting agar kedepan kinerja suatu kesatuan atau instansi menjadi lebih baik.

Tak dapat dipungkiri,dibalik tugas berat dan prestasi cemerlang  yang diraih oleh Polri,masih terdapat oknum-oknum anggota Polri yang bertindak menyimpang sebagaimana dikeluhkan oleh anggota masyarakat selama ini.Hal ini juga telah disadari sepenuhnya oleh para petinggi Polri dan langkah-langkah perbaikanpun juga telah dilaksanakan.

Kitapun yakin bahwa jika ada 1-2 orang anggota Polri yang nakal maka disana juga masih ada ribuan anggota Polri yang baik.Jika ada 5-10 anggota Polri yang melakukan pelanggaran maka seabreg anggota Polri yang berdisiplin tinggi juga telah siap menjalankan tugasnya.

Kita juga yakin,pada saat akan melaksanakan tugas sehari-hari,para  pimpinan Polri disemua level  senantiasa menyerukan dan memerintahkan agar anggotanya bertindak profesional dan bermoral.Tentu telah disadari oleh setiap anggota Polri bahwa setiap penyimpangan dalam pelaksanaan tugas bukan saja dapat merugikan masyarakat dan merugikan kesatuan,tetapi juga dapat menurunkan citra Polri secara keseluruhan.

Tugas Polri memang berat tetapi mulia.Memang,sebagaimana sering disampaikan oleh sahabat-sahabat saya dari kepolisian,setiap anggota Polri dalam menjalankan tugasnya,bak melangkah disuatu  jalan yang disisi kirinya terdapat rumah penjara dan disisi kanannya ada kuburan.Jika anggota Polri salah melangkah dalam tugas maka pilihannya hanya ada dua;diperiksa,ditahan dan dimasukkan penjara atau dilawan para penjahat yang mungkin akan mengantarkan mereka ketempat pemakaman.

Dengan peringatan Hari Bhayangkara ini,seluruh rakyat berharap,Polri benar-benar menunjukkan jati dirinya yaitu sebagai pelayan dan pangayom masyarakat.

Dirgahayu Polri.Motto Polri “Tata Tentrem Kerta Raharja” juga merupakan dan menjadi dambaan masyarakat.

Foto :foto.detik.com

  1. 1 Juli 2009 pukul 06:18

    Temen kosan saya kebetulan seorang satpam di salah satu Mall Karawaci – Tangerang. Kemaren bercerita kalo hari ini, hari yang merepotkan untuknya. Yang jadi SCC (katanya sih team huru-hara pa’de) dan sekarang dia sedang bertugas dalam perayaan hari jadinya pak polisi itu. Majulah terus pelindung dan pengayom masyarakat, walaupun saya berulang kali kena tilang, akan tetapi bangga sebagai WNI. Jaya Indonesia Bersatu…^_^…V..selamat Hari Bhayangkara…

    Kita semua tentu berharap agar teman-teman Polri semakin profesional dan bermoral sehingga dicintai rakyat ya mas.

  2. 1 Juli 2009 pukul 06:53

    pa’de, awardnya sudah saya posting..makasih…^_^…V

    makasih mas,tambah keren donk ya.

  3. 1 Juli 2009 pukul 07:18

    Wah… ternyata jadi polri keren

    keren boleh,apalagi jika kinerja dan moral yahuud mbak.

  4. guskar
    1 Juli 2009 pukul 07:25

    semoga polri smkn profesional sbg bhayangkari bangsa, maju terus polisiku. Polisi sahabat anak-anak, sahabat anak muda, sahabat rakyat, sahabat siapun yg berpihak kepada ketentraman, ketertiban, keamanan dan kenyamanan.

    TURJAWALI(pengaturan,penjagaan,pengawalan dan patroli) agar terus ditingkatkan agar tercipta rasa aman dalam masyarakat.

  5. 1 Juli 2009 pukul 08:03

    Semoga juga pelayanan SIM dll nggak pakai calo lagi pakde

    Harapan panjenegan adalah harapan saya dan harapan kita semua mas.

  6. 1 Juli 2009 pukul 09:29

    Selamat Ulangtahun hari Bayangkara

    Saya teruskan kepada pak polisi mbak,thanks.

  7. zefka
    1 Juli 2009 pukul 18:40

    Meskipun banyak cibiran ke polri.. tetap aja tidak mengurangi rasa hormat dan salut gw ke mereka.
    Meskipun kalo mo masuk polri aja harus setor lebih dari 100jt (pengalaman adik sepupu gw) gw tetap taruh harapan yg besar agar polri bisa ikut menjaga negeri ini.
    Meskipun banyak angota polri (polantas) yg makan uang sogokan di jalan (gw pernah dimarahin krn gw pilih sidang aja.. polisinya nyuruh nitip duit ke dia aja), gw berharap jalanan menjadi semakin aman dan teratur.
    AMin…

    Setuju mas,kita berharap kedepan Polri akan benar-benar menjadi abdi negara dan abdi masyarakat yang profesional dan bermoral.

  8. 1 Juli 2009 pukul 22:44

    Hoh, kok saiki ora dolan meneh pakde? Kebanjiran tamu yo?🙄

    Tamuku gak kayak tamu panjenengan kok mas,paling banter yo gak sampai 25,tamu lumayan lah.Aku dah kesana gitu lho mas.

  9. 2 Juli 2009 pukul 09:06

    Mudah2an slogan POLRI sebagai pelayan dan pengayom masyarakat bisa terwujud, reformasi birokrasi dilingkungan POLRI juga bisa terwujud dan masyarakat juga yang akan diuntungkan. Tapi jika ini tidak terwujud, maka yang jadi korban adalah masyarakat juga…
    Salam kenal Pak Abdul Cholik….

    Amin,doa dan harapan panjenengan juga senada seirama dengan saya dan masyarakat lainnya mas.Terima kasih dah mampir.Salam kenal balik dari Surabaya.

  1. 4 Juli 2009 pukul 11:04
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: