Beranda > Opini > Mengapa harus bersembunyi?

Mengapa harus bersembunyi?

13 Juli 2009

Niet weet is het niet mijn (Belanda)

詳細は残念なのでしない(Jepang)

Nicht wei, es ist nicht meine (Jerman)

दिखाएँ कोई दया तो नहीं है(Hindi)

Ne sait pas ce n’est pas mon (Perancis)

그렇게하지 않습니다 더보기 동정(Korea)

Does not know it is not my (English)

查看没有怜悯,所以不要(Cina)

9 kalimat diatas adalah hasil kerja mbah Google ketika menterjemahkan kalimat yang saya umpankan kepadanya yaitu Tak Kenal Maka Tak Sayang.Soal benar tidaknya terjemahan diatas terserah yang mempunyai bahasa dan itu sepenuhnya merupakan tanggung jawab shohibul Google.

Mengapa sih kok saya repot-repot menterjemahkan kalimat Tak Kenal Maka Tak Sayang?Pakdhe lagi jatuh cinta ya?

Ya enggaklah,namun seandainya saya sedang jatuh cinta kepada seseorang kan juga tidak dilarang oleh undang-undang.Lagian,jatuh cinta kan tidak harus memiliki(wowwww..sinetron tuh pakde).Selain itu,Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbungaaaaa(lagunya Rhoma Irama ya hix hix)

Setiap berkunjung ke blog sahabat,saya selalu mencari dan berusaha menemukan profil si empunya blog agar saya bisa mengenalnya dengan lebih baik.Itu juga sesuai dengan kode etik bagi seseorang yang bertamu,bukan.Masa bertamu belum ketemu tuan rumah sudah nyaut kendi dan langsung minum glek..glek..glek,terus ngemplok singkong rebus yang ada dimeja,ya nggak pantes lah yaaaw.

Bicara soal profil,sepanjang pengalaman saya blogwalking,ada profil yang mudah diketemukan,agak mudah diketemukan,agak sukar diketemukan ,sukar diketemukan,dan amat sangat sukar diketemukan.Bahkan ada juga profil yang sampai sekarang belum saya ketemukan walaupun sudah membolak-balik almari,bothekan,bawah kasur dan tempat-tempat strategis lainnya.Pertanyaannya,dimana tempat strategis bagi wanita untuk menyimpan uang,hush…mblakrak…..!!

Kembali ke profil.

Gara-gara tidak mampu menemukan profil,saya beberapa kali biyayakan wal klimpungan.Ketika saya membalas komentar:’Thanks mbak atas kunjungan dan komentarnya’beberapa saat kemudian dibalas oleh si dia:’blognya mantep pakdhe,tetapi saya berkumis dan berjenggot lho’.Nah,saya kecelik kan,langsung saya tancap gas meng-dit komentar yang baru saja saya send.Ada juga yang di blognya terpasang avatar cewek cuakep,makanya dalam komentar saya katakan:‘Salam hangat dari pakdhe di Surabaya Kota Pahlawan ya nduk’.Eh,tiba-tiba dia nongol dengan balasan komentarnya:‘Pakde,isteri saya tertawa ngakak,sampai mbrebes mili karena pakdhe memanggil saya dengan sebutan nduk.Lhaaaaaa,berarti dia cowek..eh..bokap-bokap donk.Sayapun ngacir meng-edit komentar karena saya kan tidak mau dikatakan sebagai:’uncivilized pakdhe’.


Mayoritas blog memang memasang profil pemiliknya.Tetapi ada juga profil yang bunyinya unik:‘Saya orang biasa-biasa saja.Dilahirkan disebuah kota yang biasa-biasa saja,tanggal lahir saya juga bukan angka yang unik,tapi angkanya biasa-biasa saja.Saya dilahirkan oleh orang tua yang biasa-biasa saja.Saya masih sekolah,bukan di sekolah favorit tetapi sekolahan yang biasa-biasa saja.Sebagai manusia biasa,saya tentu mempunyai hoby,bukan hoby yang luar biasa tetapi hoby yang biasa-biasa saja.

Cita-cita ?Tentu saya juga mempunyai cita-cita.Ah,cita-cita saya nggak muluk-muluk,hanya ingin menjadi dokter,itupun dokter yang biasa-biasa saja.Soal blog ini,bukan blog profesional, tetapi blog yang tampilan dan artikelnya biasa-biasa saja’.

Wahhhh,kalau habis membaca profil yang kayak begitu saya jadi ngantuk dan ingin segera tidur,bukan tidurnya seorang presiden atau raja tetapi tidurnya orang-orang biasa-biasa saja.Ha..ha..haaak..latah jadinya.

Profil itu mbok minimal ada nama terang,kota tempat tinggal ,nggak perlu detail agar nggak capek menerima kunjungan tamu yang mau minta tandatangan.Juga sebut indikasi sedikit tahun kelahiran anda agar pengunjung tahu seberapa muda atau seberapa tua usia anda.

Saya pernah mendapat balasan komentar:“Thanks pakdhe sudah berkunjung ke blog saya,tapi mbok jangan panggil mbak gitzu sih,kesannya saya jadi tua,saya kan masih SMA, tahuuuuuuuuuuuuuuu”

Hmmmmm,saya kok jadi ingat parikan Ludruk Putra Bhirawa-Jombang yaaa.

Ana bebek mbanting sepatu

Tuku kawat regane selawe

Ana cewek chatting karo aku

Naliko kopi darat lha kok……… budheku dewe.

Sahabat,

Anda sesungguhnya termasuk orang yang diberi anugerah oleh Tuhan sehingga bisa ngeblog segala.Tampilan pofil pribadi tentu akan memudahkan pengunjung mengenali diri anda.Sepanjang tidak terlalu rinci dengan alamat detail,nomor hp,nomor tilpon,nomor rekening,kartu kredit,kartu ATM dan jumlah tabungan anda dibeberapa bank, saya kira tidak ada salah dan ruginya menampilkan profil pribadi.

Jadi,mengapa harus bersembunyi?

  1. 13 Juli 2009 pukul 09:54

    pakdhe….saya ndak sembunyi…saya pasang tampang saya dan narsis…..kekekekekeke

    saya jaman dulu pernah nulis ttg. “be yourself” klo pakdhe mo baca…(ge er ik aku)

    Saya jadi ingat kisah seorang tersangka.Ada polisi yang datang kerumahnya dan berkata:”Maaf apakah ada yang namanya Kumbokarno,dia harus saya bawa kekantor polisi untuk dimintai keterangan”.Si wanita cantik yang menerima kedatangan polisi itu menjawab:”Hanya suami saya kan.Saya tidak ikut ditahan kan pak”.
    Maka diapun digelandang kekantor polisi. Mengapa?Karena secara tidak sadar ucapan wanita itu telah menunjukkan siapa dia sebenarnya.

    Kan saya bukan mengatakan bahwa mbak Wieda bersembunyi,tapi mbak telah mnenyatakannya sendiri.hayoooo….ikut ke kantor polisi Blogger.

  2. 13 Juli 2009 pukul 09:55

    ternyata..oh ternyata dakuw pertamax

    mantap pwol mbak,padahal rumah mbak wieda jauh ya.makasih.

  3. 13 Juli 2009 pukul 10:00

    http://amethys.blogspot.com/2007/11/be-yourself.html

    ini pakdhe………….

    mantap mbak,yang bikin saya tertawa adalah kalimat”saya sempat lihat kebawah untuk memastikan apakah saya sudah operasi kelamin”,ada -2 saja mbakyuku ini.

  4. 13 Juli 2009 pukul 10:29

    mungkin mereka tak ingin diketahui siapa diri mereka sebenarnya. gitu kali ya Pak??!!

    iya juga dan itu hak mereka kok,tapi kalau kita bisa kenalan kan bagus,nambah teman,nambah saudara he..he..he

  5. 13 Juli 2009 pukul 13:45

    wah Juragan pakde bisa aja nih..

    Nerusin “Police Wanabe” nya yah Gan,,??

    Oy.. Anak Bangsa masuk kategori yang mana nih,,??

    Sembunyi atau Pura-pura Sembunyi..

    Salam Kenal Pak de..

    saya sangat senang kalau bisa kenal dengan sahabat dari Papua,Aceh,Mataram,Watampone,Sangihe Talaud,Bangkalan,Wonogiri.Itu akan memperkaya pengetahuan kita.Jadi jangan bersembunyi.
    Saya yang sudah tua saja suka buka-bukaan gitu thok.
    Salam kenal kembali dari Surabaya

  6. 13 Juli 2009 pukul 14:19

    Kemon mas Cholik.. Udah liat profil aku blum..? Wkakakak.. Maaf blum ku pasang.. Tapi ku orangnya lumayan ganteng, berpendirian, berwibawa…

    dari nama dan cara jalannya dah pasti mas Rudy ngeTOP kok,he..he..he

  7. KangBoed
    13 Juli 2009 pukul 15:36

    Waaaakaakaakakakak.. saya lagi numbuhin kumis dulu biar gagah kaya pak DE.. baru mau tampil hehehe… kabuuuuuurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
    Salam Sayang

    pasang aja pakai spidol massssssssssssssss

  8. 13 Juli 2009 pukul 16:43

    Cocok juga pakde, saya belum mau ngumbe banyak2 salam kenal dulu. Tapi kadang susahnya si empunya blog menyembunyikan identitas. Salam hangat http://www.indonesiamenulis.com

    Thanks atas kunjungan dan komentarnya,next time saya akan mengadakan kunjungan balasan.Jadwalnya biar diatur oleh sekjen saya

  9. 13 Juli 2009 pukul 16:51

    Salam kenal salam hangat dari jambi, besok kalo udah kenal baru ngumbe. http://www.indonesiamenulis.com

    wooo,saya beberapa kali ke jambi lho,kota yang indah.salam kenal mas

  10. ami
    13 Juli 2009 pukul 17:01

    wahahahaha, maap pakdhe baru sekalinya kesini sudah berani ngakak, lucuuu banget ini postingannya. monggo berkunjung ke blog saya, diriku dan keluarga lengkap kap hehehe

    syukurlah kalau masih bisa ngakak,karena ngakak sesungguhnya bisa menyehatkan jiwa raga jeng.salam

  11. 13 Juli 2009 pukul 23:05

    Hehehee… Berarti saya bukan termasuk tipe yg suka main sembunyi2 kan Pak Dhe? Cihuuyyy🙂

    You are great blogger.Fotonya jelas tampak,singkatan CV juga ada,artikel2nya juga menarik dan bermanfaat,pokoknya pengunjung puas nak

  12. 13 Juli 2009 pukul 23:54

    Artikel di atas serasa menampar mukaku dan menonjok hatiku wkakaka… begitulah..

    Sebenarnya di halaman about di blog saya sudah pernah terpampang jati diri dan foto saya. Tapi karena beberapa hal saya hapus dan saya lupa untuk mengeditnya lagi.

    Wokeh deh, nanti saya tambahin lagi profil saya pak.

    Saya setuju dengan pakdhe, bahwa jatidiri itu tidak harus ditutup2i. Kalau tidak suka memajang foto, ya tidak mengapa, karena itu adalah hak masing-masing orang. Tapi kalau data diri pribadi menurut saya perlu, agar blogger tsb tidak majhul (asing), dan juga dengan kejujuran mengungkap jati diri akan mengangkat citra kita di hadapan khalayak kok, selama kita ngeblog secara sehat.

    Trims pak udah mengingatkan..🙂

    maaf mas,saya termasuk orang yang jarang menampar.Seingat saya,hanya sekali saya menampar orang sipil (karena statusnya sebagai tersangka yang keterangannya berbelit-belit-waktu itu saya masih muda dan tangan gatal saja).Memukul seradadu juga pernah,sekitar 5 orang lah,karena ndablex.

    Pasang donk fotonya supaya pengunjung tahu seberapa cakep atau jeleknya sampeyan yang punya blog yahuud itu.thanks

  13. 14 Juli 2009 pukul 07:42

    Wah saya gak punya profil lengkap pakde, saya hanya menampilkan sedikit tentang saya. Yang penting buat saya teman-teman blogger tahu saya itu cowok tulen, seorang mahasiwa, asal palembang, sedang kuliah dibandung plus ditambah foto ganteng saya, he….he….
    kalo mau lebih lengkap bisa kirim email, ketemu di FB, atau YM-an dengan saya. kalo menurut pakde sendiri gimana…?

    ya itu sih sudah sip dan cukup komplit,jangan sampai pengunjung nggak tahu siapa kita.kan gak enak kalau kita nggak kenal tho.Soal foto gantheng ya tergantung,kalau fotonya kecillllllll ya nggak kelihatan nggantengnya kan he..he..he

  14. 14 Juli 2009 pukul 20:59

    Saya simak dari judulnya pa’ de kirain ada yang pake bahasa kampung halaman tercinta, madura only…hehehe. ^_^…V chayoo

    wah daku hanya tahu Sakalangkong saja je he..he..he

  15. 14 Juli 2009 pukul 22:08

    alhamdulillah, jadi saya nggak termasuk yg ”bersembunyi” ya pak, he…….he……🙂🙂🙂
    salam.

    iya mbak,kan enak kalo kita kenalan seperti ini,siapa tahu kita ketemu disidang kabinet mendatang.

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: