Beranda > Opini > Narsiskah aku

Narsiskah aku

14 Juli 2009

NARCISSUS SEDANG MELIHAT BAYANGAN DIRINYA DI AIRGambar Narcissu

Dalam sebuah artikel saya berjudul :18 alasan mengapa Google memberikan pagerank 2,seorang sahabat yang berkunjung di blog ini memberikan komentar yang berbunyi:”NARSIS..NARSIS…”.Bahkan jauh sebelumnya seseorang sahabat yang melihat album foto di Friendster juga memberikan komentar berbunyi “Narsis sekali deh si Oom”.

Apa sesungguhnya yang disebut Narsisme itu

Narsisme adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan.Istilah ini pertama kali digunakan dalam psikologi oleh Sigmund Freud dengan mengambil dari tokoh dalam mitos Yunani, Narcissus, yang dikutuk sehingga ia mencintai bayangannya sendiri di kolam. Tanpa sengaja ia menjulurkan tangannya, sehingga ia tenggelam dan tumbuh bunga yang sampai sekarang disebut bunga narsis.

Sifat narsisisme ada dalam setiap manusia sejak lahir,bahkan Andrew Morrison berpendapat bahwa dimilikinya sifat narsisisme dalam jumlah yang cukup akan membuat seseorang memiliki persepsi yang seimbang antara kebutuhannya dalam hubungannya dengan orang lain.Namun apabila jumlahnya berlebihan, dapat menjadi suatu kelainan kepribadian yang bersifat patologis (Wikipedia)

Berkaitan dengan itu,saya kok agak keberatan jika disebut narsis,utamanya pada artikel di blogku dengan judul seperti saya kemukakan diatas.Jika dia hanya berpedoman pada artikelku yang berjumlah 18 diatas maka dia seharusnya membacanya sampai selesai dulu.

Tapi namanya pendapat ya sah-sah saja sih.Kecuali jika dia menambah komentarnya dengan kalimat “pakdhe kok mirip Sby sih”,nah ini baru saya keberatan karena tidak sesuai faktanya.Dan itu dinamakan ngenyek saya, Ha..ha..ha.

Mbok santai saja ach.

  1. 19 Januari 2010 pukul 08:12

    pakdhe narsis deehhhh…😀
    BECANDA kok BECANDAAAA…… mohon jangan marah karna akyu cyuma BECANDA koooookkkk…..😀

Comment pages
  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: