Beranda > Opini > Pelebaran Jalan dan Penyempitan Rok

Pelebaran Jalan dan Penyempitan Rok

10 Desember 2009

Pemerintah sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan dalam rangka mensejahterakan masyarakat. Salah satu kegiatan pembangunan tersebut adalah melakukan pelebaran jalan raya karena proyek ini sangat penting untuk kelancaran lalu lintas dan merupakan urat nadi ekonomi.

Namun sebaliknya, masih ada wanita yang melakukan penyempitan rok atau gaun yang dikenakannya. Akibat rok yang sempit bak kekurangan bahan kain itu para wanita menjadi terbatas gerakannya. Lihatlah dimana saja kapan saja wanita yang mengenakan rok sempit pasti akan mengalami kerepotan ketika akan duduk.

Kita tentu sering melihat wanita yang duduk berjigang dengan menumpangkan salah satu kakinya dikaki yang lain. Tak sedikit pula wanita yang duduknya agak miring. Ada lagi yang harus meletakkan sesuatu barang, biasanya tas, ketika sedang duduk. Tujuannya tentu hanya satu yaitu agar lorong menuju daerah sana tidak menjadi incaran maling lirikan atau pandangan pria yang hobi mengintip.

Kategori:Opini Tag:, , ,
  1. 10 Desember 2009 pukul 23:27

    Pertmanya dulu ya

    Lanjut mas

  2. 11 Desember 2009 pukul 02:27

    jalanan pada rusak pakde, maka harga kain pun meningkat, sementara berpakaian tetap wajib, adalagi tuh pakde yang ke pesta cuman pake kemben kaya’ mau mandi saja:mrgreen:

    ben gampang oncek-oncekane mas….

  3. 11 Desember 2009 pukul 05:24

    yang menyempitkan rok malah menjadi mempersulit dirinya ya Pak. Beragam keanehan memang sering kita temui Pak … he he
    Trims PakDhe

    bikin sesak nafas pemilik dan yang melihat

  4. 11 Desember 2009 pukul 07:24

    Aku suka perempuan yang memakai rok panjang. Dan gaun lengan panjang. Tapi zaman serba gaul ini banyak wong wedok suka pamer udele😀 bahkan tak jarang malah di tindik pula. Pemerintah melakukan pelebaran jalan. Tapi di daerahku jalan tak pernah mulus. Jalan selalu di warnai lobang. Bahkan sebagian ada yang terpaksa di tanami pohon pisang. Karna lubang tersebut sudah amat dalam.

    Waduh parah banget mas, lama2 bisa jadi kolam pancingan tuh…

  5. 11 Desember 2009 pukul 08:59

    Itulah…. sukanya bikin penasaran orang…hahaha.
    Pake rok milih yang kurang “bahan”… tapi dilihat jangan….!!

    kadang kepingin juga ngintip mas ha ha ha.tua2 nggak tahu diri

  6. 11 Desember 2009 pukul 09:02

    Seakan-akan bilang begini :
    “Aku punya barang bagus lho, tapi jangan dilihat”

    Hahaha… so why mesti ngasih tau/mancing2 dng rok pendek kalo gak boleh dilihat …??

    lha itu dia mas…jual mahal atau jual murah sih..

  7. 11 Desember 2009 pukul 10:01

    masalahnya sekarang kain permetenya sangat mahal pak, jadi dengan menyempitkan rok bisa hemat he..he..😉

    mungkin mas, isis jadinya

  8. 11 Desember 2009 pukul 13:07

    he……he….PakDhe, apa hubungannya jalanan dgn rok wanita ?
    ikh, PakDhe sih suka disambung2in gitu deh.
    Yang seru kalau di pesta ya PakDhe,
    banyak banget yg pakai baju, ukurannya 2 nomor dibawah standar he……he….
    salam.

    benar mbak, sampai2 saya nggak sempat menikmati makanan karena melotot terus…

  9. 12 Desember 2009 pukul 10:08

    Pakde kayaknya sudah lama banget yach ngamatin wanita2 berpakaian rok pendek yach ? wkwkwkwkwk😀

    coba panjenengan lihat kalau ada acara wawancara di TV, kadang pewawancara dan yang diwawancarai sibuk ngatur posisi duduknya agar lorong mautnya tak tersorot kamera. Paling aman ya pake celana……..(panjang)
    ha ha ha

  10. 12 Desember 2009 pukul 12:01

    positif sajalah saya ngeliatnya pakde, sebenarnya maksudnya itu cuman mau sodakoh saja:mrgreen:

    ha ha ha…hoby…ha ha ha

  11. 12 Desember 2009 pukul 16:05

    Salam Takzim
    Selamat Sore menjelang Senja, mengunjungi agar tak terlupa pakde
    Salam Takzim Batavusqu

    Jangan lupakan daku ya mas
    salam hangat

  12. 12 Desember 2009 pukul 16:06

    Salam Takzim
    Rok panjang sempit repot bangaet kalau ada got meter saja harus minta bantuan ya pakde
    Salam Takzim Batavusqu

    yang dimintai bantuan kan seneng tho

  13. 12 Desember 2009 pukul 21:05

    Sugeng Dhalu Pakde, hanya mampir untuk ucapkan selamat berakhirpekan bersama keluarga semoga selalu dalam kebahagiaan

    Sugeng enjang mas, selamat berhari minggu,semoga tetap sehat dan semangat

  14. 13 Desember 2009 pukul 07:16

    denger-denger pakaian yang kaya gitu malah harganya lebih mahal, tuh buktinya para artis lebih suka sebaliknya pakaian yang longgar menutup aurat dimiliki oleh orang-orang kampung yang daya belinya juga tidak pernah memikirkan gengsi

    benar mas, bagi artis mungkin lebih menjanjikan ha ha ha

  15. adityahadi
    13 Desember 2009 pukul 11:17

    aneh memang, mereka gak pengen dilecehkan tapi malah mengundang untuk dilecehkan. semoga wanita2 seperti itu cepat diberi hidayah oleh Allah …

    Amin, tapi kok banyak yang suka yaa

  16. 14 Desember 2009 pukul 19:36

    Salam Takzim
    Terima bantuan untuk wanita ber_rok panjang tapi sempit buat lompat diparit hahahaha
    Salam Takzim dari Betawi

    Fee sekedarnya

  17. 15 Desember 2009 pukul 14:12

    Salam Takzim
    Ikhlas pakde tanpa fee
    Salam Takzim Batavusqu

    Mantaf, sip deh.salam hangat mas

  18. 15 Desember 2009 pukul 21:32

    Penyempitan rok kian memprihatinkan,

    kalau duduk jadi salting

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: