Beranda > Opini > Uji nyali di Take Him Out

Uji nyali di Take Him Out

24 Desember 2009

Acara Take Him Out dan Take Me Out yang ditayangkan secara rutin di sebuah stasiun televisi dan dipandu oleh Choky Sitohang memang menarik dilihat dari sisi hiburan. Puluhan wanita cantik dengan dandanan gebyar-gebyar dan puluhan pria tampan unjuk gigi didepan lawan jenisnya. Tujuannya hanya satu, mencari pasangan hidup yang cocok.

Untuk menjadi peserta dalam acara ini tentu ada seleksi yang cukup ketat agar penampilannya bisa menarik. Tata panggung yang full color, host yang ganteng dan riuh-rendahnya komentar peserta dan penonton di studio menjadikan acara ini banyak peminatnya.

Yang menarik perhatian saya adalah komentar para wanita jika di “ sodori ” oleh pria peserta yang tampil sebagai HIM. Wanita-wanita cantik yang mematikan lampu di boxnya rata-rata berani buka suara secara blak-blakan. Saya agak geli ketika seorang peserta wanita mengatakan : “ Aduhhhhh…saya tidak suka kepalanya..kayaknya besar banget “. Si HIM hanya tersenyum-senyum mendengar komentar yang stright to the point itu. Ada lagi wanita yang tampaknya “berpenghasilan besar” berkata: ” Kalau penghasilan segitu kayaknya tidak kuat deh membiayai hidup saya 20 juta sebulan”. Komentar-komentar seperti itu tentu membuat laki-laki akan kheki atau ciut nyalinya.

Sementara pada acara yang senada, jika pria menolak wanita yang menjadi peserta, biasanya berkomentar agak halus dan lebih tepo sliro. Seorang laki-laki misalnya dengan basa-basi mengatakan ” Dia wanita menarik dan berpendidikan tinggi serta mempunyai penghasilan tetap yang menggiurkan. Terus terang ini membuat saya minder, jadi maaf sekali”. Kemasannya beda tapi intinya sama yaitu menolak secara halus.

Acara yang memberikan iming-iming hadiah cukup besar kepada sang juara memang merupakan uji nyali sekaligus uji gengsi. Nah jika anda yang bersatus single namun tidak punya nyali dan gengsi sebaiknya pikir-pikir dulu sebelum pingsan dipanggung manakala ada komentar yang nylekit atau menusuk hati.

  1. 24 Desember 2009 pukul 07:04

    hagh. saya kira ada “penampakan” ketika sh00ting take him out. trnyata yg dmaksud uji nyali itu tow.:mrgreen:

    iyeeee….pernah nonton ??

    • 24 Desember 2009 pukul 07:50

      wah pernah lah…
      acara kesukaan ibu2 di komplek,,😀

      saya bukan ibu2 tapi suka juga..

  2. 24 Desember 2009 pukul 07:52

    hmmm…sampai sekarang masih blum tau model ni acara…udah lama gak ngecengin TV

    lumayan,apalagi ceweknya juga banyak yang cakep2 he he he

  3. 25 Desember 2009 pukul 14:23

    cuman koq yg aku kurang setuju, rata2 pertimbangan utamanya fisik dan kekayaan . seakan2 semua bisa dinilai dan dihargai hanya materi, salam tuk seluruh keluarga pak dhe

    kan baru penjajagan soalnya hati gak bisa disorot kamera kan…

  4. 25 Desember 2009 pukul 14:29

    acara yg gak mendidik sama sekali,,jelas sekali,itu adalah kemunduran bagi tim kreatif indosiar,,bsany cm nebeng tenar nama besar acara orang,,plagiator bangetz…

    kita memang banyak mengikuti acara tv luar..

  5. kuttumbaba
    25 Desember 2009 pukul 22:46

    wah pa’de dah ngomentari Take him out nie…
    betul pa’de, tampil di acara itu butuh nyali. Nyali terbesar adalah siap ditolak dan disaksikan seantora negeri ini hehehe🙂

    iya mas, sudah nggaya-nggaya nggak tahunya gak ada yang mau ha ha ha

  6. 26 Desember 2009 pukul 07:58

    jarang nonton acara yang satu ini, lebih suka sama internet
    sebagai selingan mas…

  7. 26 Desember 2009 pukul 08:30

    mengunjungi pagi hari para sahabat narablog sambil melihat jikalau ada info baru buat nambah wawasan serta ilmu, selamat berakhir pekan bersama keluarga tercinta di penghujung tahun, Selamat menjelang tahun baru 2010. Salam dari ruang hati terdalam

    membalasnya sore hari sambil ngopi..

  8. 26 Desember 2009 pukul 15:24

    pakdhe udah kaya istri saya aja deh..!
    sukanya nonton take him out..!

    pokoknya kalau ada bening2nya saya nonton..

  9. 26 Desember 2009 pukul 17:00

    Yah namanya acara, menarik dan yg pnya program jadi duit

    kita juga senang..bening2..

  10. 26 Desember 2009 pukul 17:01

    yah acara macam-macam. kita nonton saja

    iya bang,gak bayar juga.

  11. 31 Desember 2009 pukul 16:26

    hehehe…
    wahh..kalo ikutan yang gituan mah, keliatan banget gak lakunya…😀

    mungkin uji coba cari disini..siapa tahu dapat yang jos..

  12. 17 Juli 2010 pukul 11:44

    klo bisa coky biar acaranya tambah seru artis harus di jodohkan dengan orang orang biasa gitu aj coky biar acara tambah seru

    benar,biar gak ribut mulu

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: