Jika Manula Takut Gelap dan Terang

Saya tersenyum menyaksikan acara Mama dan AA di Indonesiar setelah sholat subuh tadi pagi. Seorang Ibu usia 62 tahun mengirim surat kepada Mama Dedeh yang isinya kurang lebih seperti ini, ” Saya berusia 62 tahun dan suami 68 tahun. Sejak pensiun suami selalu mematikan lampu kamar ketika tidur dimalam hari. Sedangkan saya tidak suka kegelapan. Oleh karena itu pada malam hari saya suka pindah kekamar lain. Suami akhirnya mengetahui dan sambil mrengut mencari saya untuk diajak kembali ke kamar yang gelap itu. Yang ingin saya tanyakan, apakah pindah kamar tersebut sama artinya dengan pisah ranjang ?”He he he…beda rasa-beda takutnya, namanya juga orang tua. Saya Alhamdulillah tidak takut gelap dan tidak takut terang, demikian pula isteri saya.

Mama Dedeh mengatakan bahwa pindah kamar itu bukan pisah ranjang seperti umumnya dikenal orang. Jalan keluarnya ya lampu kamar diganti yang tak terlalu terang, mungkin 5 watt. Atau siibu tetap tidur dikamar yang gelap sambil pegang atau badan tangan suami.

Bagaimana pendapat sahabat jika mengalami hal seperti itu ??

Iklan

17 thoughts on “Jika Manula Takut Gelap dan Terang

  1. Bang Iwan

    Koq sama dengan masalah saya PakDe…
    aku nggak bisa tidur kalau terang, sedang isteri saya justru nggak bisa tidur kalau gelap. Sehingga teman menggelari saya Ayam kampung, sedang isteri saya Ayam Australia…. wakakakakakaka..

    anaknya..ayam Eropa atau Afrika Bang

  2. hasim

    kalau pilih-pilih aku ga suka kalau lampu padam,
    semuanya jadi runyam,
    nyamuk-nyamuk pada ngeyam,
    yang akhirnya pada bentol-bentol…….. eeemmm

    benar mas,saya senang terang benderang kok..

  3. bundadontworry

    saya juga gitu Pakdhe, suami senangnya gelap, dan saya sukanya gak terlalu terang atau gelap.
    pantesan anak2 satu agak hitam satunya putih, ngaruh gak ya PakDhee?
    ha ha ha
    salam.

  4. Bang Dje

    Saya bisa tidur dalam berbagai kondisi dan situasi. Maklum “tukang tidur”. Istri saya lebih suka dalam keadaan gelap. Tapi sekarang harus ngalah sama anak-anak yang maunya suasana terang. Maklum kami masih tidur “untal-untalan” di satu ranjang. 🙂

    saya suka yg terang bang..kalau gelap banyak nyamuk

Komentar ditutup.