Gajian

Tanggal 1 Maret. Pada umumnya para pegawai negeri, termasuk anggota TNI dan Polri serta para pensiunan ( saya juga) akan menerima gaji. Bahkan kantor atau perusahaan non pemerintah mungkin sebagaian juga membayarkan gaji pegawainya pada hari ini.

Ketika suatu hari saya melihat anak-buah yang asyik menghitung uang gaji yang baru saja diterima saya langsung komentar : ” weee..banyak amat gajinya mbak “. Kontan dia menjawab sambil ngakak : ” Malah bingung pak ngaturnya, banyak pengeluaran “. Wahhh…si mbak ini tentu mempunyai putra-putri yang masih sekolah atau kuliah, mempunyai kreditan sepeda motor atau rumah yang harus dibayar.

Banyak buku atau majalah yang menurunkan artikel tentang upaya mengatur keuangan agar selamat sampai akhir bulan. Para penulis umumnya menyarankan agar membagi gaji yang diterimanya kedalam pos-pos sesuai skala prioritas. Biasanya pos belanja harian diletakkan pada urutan pertama karena menyangkut urusan perut. Disusul pos untuk pendidikan, Cicilan (kalau ada), kesehatan, dan mungkin ditambah pos rekreasi , pos tabungan, dan pos biaya tak terduga alias pos cadangan.

Dalam prakteknya, pos kesehatan, tabungan dan pos biaya tak terduga sering amblas karena diambil untuk memenuhi keinginan yang lain. Maklum, keinginan sering kali mengalahkan kebutuhan.

Apakah anda juga membuat amplop pos-pos tersebut ??

Iklan

Penulis: Pakde Cholik

Abdul Cholik adalah seorang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal TNI. Ngeblog sejak tahun 2009 dan mempunyai beberapa blog termasuk di kompasiana. Telah menerbitkan lebih dari 20 buku berbagai topik, termasuk buku antologi. Selain menulis review buku, produk, dan jasa juga sering memenangkan lomba blog atau giveaway. Pemilik www.abdulcholik.com ini dapat ditemui dengan mudah di Facebook/PakDCholik dan Twitter/@pakdecholik

17 thoughts on “Gajian”

  1. Keinginan sering mengalahkan kebutuhan.
    Alangkah indahnya hidup ini manakala kita merasa cukup dengan apa yang ada tanpa berusaha meraih apa yang tidak mungkin kita gapai.

  2. kalo saya, gaji satu bulan suka amblas sebelum akhir bulan. Lha kebutuhan mendadak suka iseng nylonong buat ngrogoh isi dompet simpanan.

    jadi terkadang saya, istri dan anak harus super ngirit kalo sudah menipis. Takut ngutang, Pakdhe 😀

  3. Saya sih belum pake pos2 gitu, Pakdhe…
    Biasanya tiap bulan saya menyelesaikan tagihan2 dan perawatan motor di awal bulan, setelah itu sisa gaji saya masukin di bank. Baru deh ditarik perlahan-lahan lewat atm untuk belanja… (ini yang gawat, bisa2 nggak berasa)

    walau tak tersurat, tapi dalam pikiran kita kan sudah membuat pos. kalau telat mbayar tagihan kan bisa kena denda, nah itu pos nomer 1 karena sifarnya harus. Traktir teman itu urusan nomer 513 lah.

  4. pakde, bagaimna sih cara bikin pos2 pengeluaran yg benar, selama ini saya gak pernah bikin….ckp dimasukan ke bank. tinggal ambil tiap ada keperluan…tp tiap akhir bln pasti gak pernah ada sisa he he

    yang penting ada skala prioritas, mana yang akan menentukan hidup kita ha ha ha ha. Kredit rumah kan nggak bisa ditunda mbayarnya, nah itu tentu masuk priority one, sebab kalau kita telat akan kena denda. Soal piknik itu kan ada yg tak harus mengeluarkan biaya, misalnya piknik ke halaman belakang ha ha ha ha.

  5. tanggal satu. baru dapet gaji, langsung ludes.. hahah.
    ksian lihat papa-mama.

    by the way om.. link blog aku di list om salah om T__T (list huruf R)
    jadi sedih. apa gara-gara aku yang salah ngatur link di profil ya om?

    [ang bener itu “http://rarerorurinrin.wordpress.com”
    ampun om, malah ngasih tau di sini. habisnya di link section ga bisa komen xD..

    Wah, inilah kalau sudah tuwir masih ngeblog, salah nulis mulu. maaf, segera saya ganti. thanks sudah diingatkan.

  6. aku nda dhe,belum,pas 9ajian lan9sun9 kirim ke ibu wat bayar arisan 😀
    selebihnya,simpen wat jalan2

    dan sisihkan wat yan9 berhak..

    klu abis minta ama kakak heheh

  7. kalau saya sih wajib tuh PakDhe utk pos2 yg utama dulu, biasanya biaya tak terduga itu semisal ada undangan atau yg ulang tahun baru deh keluar, kalau gak, ya alhamdulillah bisa jadi tabungan.
    salam.

  8. Ditabung gajinya secara masih numpang sama ortu. Tapi… rengekan adik-adik buat beli buku kuliah n kursus ini itu jadinya gak jadi nabung 😛

  9. Salam Takzim
    Urusan pengaturan keuangan dan tata lokasi saya serahkan sama devisi keuangan pakde yaitu istri saya, saya mah sangat sangat percaya dengan beliau, karena saya boros xixixixi
    Salam Takzim Batavusqu

    benar mas, istri lebih bisa ngaturnya

Komentar ditutup.