Koruptor Ditelanjangi dan Buka-Bukaan

Tertangkapnya para tersangka kasus korupsi, apapun bentuknya, sebaiknya membuka diri dan mau berbicara tentang siapa saja yang ikut merasakan uang hasil korupsi itu dan apa perannya dalam kasus yang melibatkan dirinya. Banyak pihak yang menyarankan agar tersangka mau buka-bukaan, memberikan keterangan dengan jujur dan secara sadar mau membantu pemerintah dengan cara menelanjangi koruptor yang lainnya.

Memang ada tersangka yang bernyanyi tentang siapa saja yang kecipratan uang hasil korupsinya, namun tak sedikit pula yang tak punya nyali dan enggan bicara blak-blakan dengan berbagai alasan. Tersangka model yang terakhir ini rela menanggung resikonya sendiri, tak mau membuka mulut dan menyeret-nyeret orang lain. Kelihaian penyidiklah yang akhirnya bisa menguak jaringan koruptor itu, walau mungkin tidak semuanya terbuka.

Saya berpendapat, korupsi ratusan juta atau milyaran rupiah jarang dilakukan oleh seorang tersangka karena akan mudah terbongkar. Oleh karenanya tersangka koruptor kelas kakap ini rela menyisihkan sebagian uang hasil korupsinya kepada orang lain. Jika semua tersangka mau dan berani bernyanyi mungkin penjara akan penuh.

Iklan

Penulis: Pakde Cholik

Abdul Cholik adalah seorang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal TNI. Ngeblog sejak tahun 2009 dan mempunyai beberapa blog termasuk di kompasiana. Telah menerbitkan lebih dari 20 buku berbagai topik, termasuk buku antologi. Selain menulis review buku, produk, dan jasa juga sering memenangkan lomba blog atau giveaway. Pemilik www.abdulcholik.com ini dapat ditemui dengan mudah di Facebook/PakDCholik dan Twitter/@pakdecholik

23 thoughts on “Koruptor Ditelanjangi dan Buka-Bukaan”

  1. Siang Pak Dhe… Kalau penjara bertambah, mendingan dibangunnya di pulau2 terluar di Indonesia aja, supaya pulau2 itu gak dicuri sama bangsa asing ^_^

    iya di Miangas atau yang jauh lagi ya

  2. sebaiknya sediakan satu lagi penjara khusus utk koruptor,
    krn kalau banyak yg rela ”bernyanyi” penjara nya sudah tersedia, gak takut kepenuhan .
    salam

    siapkan di nusakambangan ya mbak

  3. RTK mungkin harus dibangun khusus, Rumah tahanan Koruptor, yang ditakutkan kalau ketemu sesama malahan tambah hebat ilmu koruptornya dan nggak tobat

    punya ilmu baru ya mas

  4. Salam Takzim
    Saya setuju dengan bunda pakde, bikin lagi penjara khusus untuk koruptor yang suka nyanyi biar bisa dapur rekaman
    Salam Takzim Batavusqu

    di Nusakambangan sana biar enak nyanyinya

  5. wa sulit menemukan maling yang mau ngaku

    jika ada saksi dan bukti yang ampuh tersangka tak bisa mengelak lagi

    1. seandainya semua maling ngaku dan mendapat hukuman yang pantas maka negara kita akan aman dan terbebas dari maling

      maling boleh sja tidak mengaku,penyidiklah yang harus memunculkan bukti2nya sehingga secara hukum bisa meyakinkan hakim

      1. kalau kata kang zipoer buat penjara khusus koruptor keenakan pakde, terus penjaranya sekelas hotel bintang sepuluh

        salam dari pamekasan madura

        biaya pembangunannya di korupsi lagi ha ha ha

  6. pakdeeeeeeeee, selamat malam dan semangat terus.. mari perangi korupsi di dalam diri dan keluarga kita, agar korupsi di negara ini juga akan hilang

    yuk, jangan ikut2an korupsi, berdosa

Komentar ditutup.