Beranda > Opini, Uncategorized > Markus atau Maksus

Markus atau Maksus

6 Mei 2010

Kata Markus mendadak populer. Saya tidak tahu pasti siapa yang pertama kali mencetuskan kata Markus untuk menyingkat kata makelar kasus yang sedang menjadi pembicaraan hangat di negeri ini.

Jika seseorang menyebut kata markus asosiasi mereka yang mendengarkan bisa langsung ke sebuah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang yang konon bisa meng-otak-atik sebuah perkara yang sedang ditangani oleh aparat penegak hukum. Lalu bagaimana dengan seseorang yang namanya benar-benar Markus ?

Hmm…misalkan saja saya seorang guru, lalu anak-anak memanggil ” Pak Markus”. Tentu ada diantara para murid yang dalam hati meneruskannya ” makelar kasus nich yeeee”. Atau saya seorang anggota polisi atau jaksa, lalu ada bawahan yang memanggil saya Pak Markus. Tentu orang-orang ada yang menoleh sambil tersenyum dan bilang dengan lirih ” Hati-hati ada markus lewat “. Wahhhhh….

Apakah tidak sebaiknya kata markus diganti dengan yang lain jika itu dikaitkan dengan makelar kasus. Misalnya dengan singkatan Maksus atau Larsus, kan agak jauh dari nama orang.

Bagaimana pendapat sahabat ??

  1. 6 Mei 2010 pukul 20:48

    Iya dhe, kasihan si Markus.

    iya mas kasihan si Markus

  2. 6 Mei 2010 pukul 20:55

    Wah pasti si Markus pengennya ganti nama tuh dhe. Kalau gak salah dia juga terkenal dhe. Ituloh yang sering jagain gawangnya Indonesia.😀

    benar-kata mbak Jum juga sbg ujung tombak

  3. 7 Mei 2010 pukul 07:00

    Seorang siswa saya malah seneng PakDe… namanya jadi sering disebut di TV.

    pasti dia teriak ” itu…itu..nama saya disebut-sebut ..!!”

  4. 7 Mei 2010 pukul 07:02

    Mungkin sebaiknya nggak pake akronim deh…

    akronim boleh tapi jangan bersinggungan dengan nama pribadi lah

  5. 7 Mei 2010 pukul 13:16

    kasihan juga orang yg bernama Markus,
    tapi lumayan juga lho Dhe, jadi ngetop hehehe ………………..😆
    salam

    mudahan anak isterinya gak tersungging ya mbak

  6. 7 Mei 2010 pukul 15:25

    biarkan saja markus sana berbuat markus, tapi markus sini menjadi tombak negeri menuju masa depan🙂

    yup…sayangku emang bijak

  7. 7 Mei 2010 pukul 15:28

    setuju
    kasian yang namanya markus dia dituduh makelar mulu donk hehhe

    harus membuat t-shirt khusus bertuliskan ” saya bukan markus yang itu” ha ha ha ha

  8. 7 Mei 2010 pukul 18:23

    Saya juga kesulitan saat nyalon walikota Pak…
    Wakil walikotanya bernama Kusmanto…
    Maka kalau disingkat dengan nama saya jadi MARKUS juga…

    ha ha ha ha..benar tuh mas..
    cari singkatan lain misalnya Maruto ha ha ha ha

  9. 8 Mei 2010 pukul 03:31

    saya juga sering risih dengan akronim-akronim yang dibuat orang, pak dhe,,,,,, “yang satu ini” juga kurang pas kayaknya… agak sedikit memaksakan diri nampaknya… hehehe

    benar mas- kasihan yang empunya nama

    • 8 Mei 2010 pukul 08:11

      setuju setuju setuju

      sama sama sama

  10. 8 Mei 2010 pukul 08:11

    markus jadi artis dadakan…………………..

    mudah2an yang punya nama gak marah

  11. 8 Mei 2010 pukul 11:16

    kebetulan ada dalam rumah saya pa’ de http://dykapede.wordpress.com/2010/04/23/saat-ditanya-gayus-menggaruk-kepalanya-d3pd/😀

    kita memang senada seirama ya mas

  12. delia4ever
    8 Mei 2010 pukul 19:37

    dulu lia taunya markus itu penjaga gawang sepak bola RI1 … gak taunya makelar khusu.. ehehehe

    Kasihan buat yang namanya markus padahal kan seharusnya maksus

    iyalah..mbok dicari nama lain yaaa

  13. 9 Mei 2010 pukul 09:34

    Kasihan temanku yang baik hatti itu..kok namanya jadi jelek.
    Padahal arti Markus bagus…..
    Mestinya jangan markus…tapi maksus atau apalah…

    benar mbak..yang punya nama tentu juga gak nyaman donk ya

  14. 9 Mei 2010 pukul 10:09

    Ganti aja jadi kaskus

    wah..jangan.
    sudah ada yang punya tuh

  15. 10 Mei 2010 pukul 12:53

    mampir pertama kali ni mas…wahh markus emang sensasional..tapi sayang sensasinya membuat jelek nama dinas pajak…buanyak tikus pajak ni….mudah-mudahan istilah markus benar-benar sudah dibakukan untuk para pencuri….

  16. yanrmhd
    11 Mei 2010 pukul 00:16

    setuju pakdhe, ganti saja…
    kayak nya markus memang tidak tepat..🙂

  17. 11 Mei 2010 pukul 05:36

    lapor gan, kalo saya bukan Markus atau Maksus
    Saya MASKUR:mrgreen:

  18. 11 Mei 2010 pukul 09:13

    saya punya nama markus juga ndak apa apa pakde akh, cuek aja, kan bukan markus saya🙂

    wong saya kerjanya masih halal dan masih membayar pajak😀

    love you pakde ku

  19. 17 Mei 2010 pukul 16:00

    Salam Kenal

    terima kasih atas kunjungannya mas

  20. 20 Agustus 2010 pukul 13:19

    Gimana kalau Rakus Pakde…???

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: