Setelah Jembatan Kutai Kartanegara Runtuh

Jembatan Kutai Kartenagara
Jembatan Kutai Kartanegara ~ Foto Poskota.co.id

Jembatan Kutai Kartanegara runtuh.

Berita itu sungguh mengejutkan sekaligus merugikan banyak pihak. Selain korban jiwa juga terdapat korban harta benda karena ada kendaraan dan barang-barang lain yang ikut tenggelam di Sungai Mahakam. Negara tentu saja ikut dirugikan karena jembatan itu dibangun dengan biaya yang tak sedikit.

Kini runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara itu sedang menjadi bahan pembicaraan, bahan diskusi dan sekaligus bahan penyelidikan dan penyidikan aparat penegak hukum. Jembatan yang juga dijuluki Golden Gate-nya Kutai Kartanegara yang diperhitungkan bisa bertahan puluhan tahun ternyata hanya dapat dinikmati selama 10 tahun .

Kita tentu berharap agar keruntuhan sebuah jembatan sebagaimana dialami oleh jembatan Kutai Kartanegara ini adalah yang pertama dan terakhir. Maklum di Indonesia banyak sekali jembatan yang dibangun pada jaman penjajahan. Jembatan-jembatan lama itu tentu perlu diperiksa secara serius, rutin, berkala dan berlanjut karena umurnya ada yang lebih dari 100 tahun. Jembatan-jembatan itu juga termasuk yang diatasnya terdapat rel kereta api.

Perhatian serius juga harus diletakkan kepada jembatan-jembatan panjang dan lebar yang membentang di beberapa sungai besar di Indonesia misalnya Sungai Musi, Sungai Barito, Sungai Mahakam dan lain sebagainya. Termasuk di dalamnya Jembatan Suramadu yang baru saja dibangun yang kabarnya bisa bertahan sampai 100 tahun.

Setelah Jembatan Kutai Kartanegara runtuh pemerintah mempunyai pekerjaan rumah yaitu mengusut kasus ini dan melakukan cek-ricek jembatan-jembatan yang ada di seluruh penjuru tanah air agar masyarakat tidak was-was atau takut ketika harus melalui jembatan.

Iklan

Penulis: Pakde Cholik

Abdul Cholik adalah seorang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal TNI. Ngeblog sejak tahun 2009 dan mempunyai beberapa blog termasuk di kompasiana. Telah menerbitkan lebih dari 20 buku berbagai topik, termasuk buku antologi. Selain menulis review buku, produk, dan jasa juga sering memenangkan lomba blog atau giveaway. Pemilik www.abdulcholik.com ini dapat ditemui dengan mudah di Facebook/PakDCholik dan Twitter/@pakdecholik

6 thoughts on “Setelah Jembatan Kutai Kartanegara Runtuh”

  1. sayang ya pak de, padahal jembatan ini dibanggakan karena desainnya mirip yang di Amrik sono
    harusnya meniru jembatan Ampera yang lebih tua itu tapi masih kokoh banget ya pak de

  2. Semoga orang-orang yang berniat jahat mreteli bahan-bahan jembatan bisa segera insyaf…
    Karena perbuatannya akan sangat membahayakan pengguna jembatan..

  3. Sepertinya hal seperti ini akan kita jumpai pak Dhe, dan hal ini bukan lagi menadi rahasia umum. Karena banyak orang yang selalu mementingkan kepentingan dirinya sendiri tanpa harus memikirkan keselamatan untuk orang lain.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  4. Smoga peristiwa ini menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk melakukan perawatan intensif terhadap jembatan-jembatan yg ada di indonesia.

Komentar ditutup.