Beranda > trik dan tip > Manfaat Buku Pinter

Manfaat Buku Pinter

3 September 2012

Buku PinterManfaat buku pinter selalu saya perintahkan untuk staf ketika masih dinas dulu.

Saya tak hanya memerintah tetapi juga melakukannya untuk memberi contoh kepada mereka bahwa bos saja membuat buku pinter. Saya mulai rajin membuat buku tersebut ketika sudah menjadi pamen (perwira menengah) ketika tugas semakin komplek. Buku pinter membuat kita seolah menjadi orang pinter karena setiap ditanya atasan segera bisa kita jawab. Jawaban awal tak harus selalu lengkap tetapi paling tidak kita tak kelihatan “ngowoh” ketika atasan memerlukan data atau informasi.

Buku pinter paling tidak berisi

1. Tugas pokok , fungsi dan kegiatan yang dilaksanakan sebagaimana tercantum dalam buku organisasi tugas atau job description.

2. Aneka data bidang tugas kita dalam rincian yang cukup. Ada grafik, statistik, peta dan daftar.

3. Pengetahuan umum bidang lain kepada siapa kita sering berkoordinasi.

.

Buku pinter saya buat dalam lembaran-lembaran kertas lepas, masuk ke folder yang ada kantong plastiknya sehingga data tersebut bisa diganti, ditambah atau dikurangi. Buku inilah yang selalu bersama saya ketika rapat dengan atasan atau instansi lain. Buku ini pula yang selalu terletak di meja dekat dengan pesawat telepon atau komputer. Isi buku pinter ini juga sama persis dengan file di komputer  yang bernama “Buku Pinter”

Sekali lagi staf juga saya perintahkan untuk membuat buku pinter yang selalu terupdate datanya dan dibawa bersamanya ketika rapat.

Jika saya bertanya : ” Kontingen Garuda saat ini berada di mana saja dan dalam misi apa ?”, maka staf terkait harus bisa menjawabnya. Jika dia tak bisa menjawab dengan cepat dan tepat berarti buku pinternya tak dibawa atau tak terupdate dengan baik. Dia akan semakin kelihatan kikuknya ketika bilang : ” Ijin mengambil data dulu “. Selain itu tampak jelas bahwa dia tidak siap sehingga mengganggu kelancaran rapat. Jika dia membawa buku pinter maka hanya dengan membuka selembar peta dia akan mampu menjelaskan dengan cepat siapa,bilamana,dimana,berapa jumlah, dan dalam misi apa.

Manfaat Buku pinter  telah saya rasakan, baik sebagai pimpinan maupun staf.

  1. 3 September 2012 pukul 18:28

    Persis seperti almarhum mertua saya, yang begitu sangat teliti dan primpen kalo urusan dokumen dan perencanaan. Mungkin begitulah kalo para Tentara ‘lama’ karena terbiasa dengan kedisiplinan. Bahkan catatan beliau ketika bertugas pembebasan irian barat pun masih tersimpan rapi. Banyak hal yang saya serap dari beliau dalam urusan beginian

  2. Ejawantah's Blog
    3 September 2012 pukul 19:44

    Sudah seharusnya seperti itu, dan dapat dijakan QC untuk diri kita.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  3. 5 September 2012 pukul 22:03

    permisi pakdhe, maap menggangu. aku mau ngasih sesuatu buat pakdhe, cek ya -> http://momogeo.blogspot.com/2012/09/liebster-award-1.html and matur suwun…

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: