Mudik Lebaran Untuk Ibadah

Mudik Lebaran Untuk IbadahMudik lebaran untuk ibadah sungguh sangat mulia dibandingkan hanya untuk bersenang-senang,berfoya-foya atau pamer harta kekayaan.

Mudik untuk ibadah merupakan salah satu wujud birrul walidaiyn atau berbakti kepada orangtua, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia. Kegiatan ini terutama bagi mereka yang jarang bisa bertemu muka dengan orangtua karena tinggal berjauhan dengan mereka. Maklum pada hari baik ini para orangtua selalu merindukan untuk berkumpul dengan anak-cucunya. Walaupun anaknya cukup banyak namun jika ada satu saja yang tidak kelihatan tentu masih menjadi angan-angan dan dirindukan. Apalagi jika anaknya hanya semata wayang.

Bagaimana jika orangtua sudah meninggal dunia ? Yup, berbakti kepada orangtua yang sudah meninggal dunia bisa dilakukaan dengan menyambung silaturahmi dengan kerabat atau sahabat beliau. Orangtua yang sudah meninggal dunia mungkin masih memiliki adik atau kakak atau sahabat-sahabat. Nah kepada mereka ini selayaknya anak-anak tetap bersilaturahmi.

Ketika bertemu dengan orangtua pada hari raya Idul Fitri sudah selayaknya anak-cucu sungkem dan minta maaf kepada orangtua. Jangan lupa minta doa restu mereka agar dalam menjalani hidup selalu diberi kesehatan,kesejahteraan dan kebahagiaan. Sebaliknya anak cucu juga mendoakan hal yang sama untuk mereka.

Jika anak cucu berkecukupan tentu akan lebih bagus jika memberikan oleh-oleh dan uang kepada orangtua. Besar kecil hadiah itu tergantung kemampuan masing-masing. Dengan cara itu Insya Allah rejeki akan bertambah.

Kesempatan bertemu orangtua, saudara,famili, sahabat dan tetangga selayaknya dimanfaatkann dengan sebaik-baiknya. Buatlah orangtua gembira dan bahagia walaupun kita sendiri di rantau belum sukses. Lebih baik minta doa restu daripada menceriterakan kehidupan kita yang masih belum berhasil. Jangan sampai orangtua terlalu banyak mengeluarkan airmata kesedihan akibat keluh kesah kita.

Selamat mudik lebaran semoga sampai di tempat tujuan dengan selamat dan dapat bersilaturahmi dengan orangtua, kerabat,tetangga dan para sahabat.

Iklan

Penulis: Pakde Cholik

Abdul Cholik adalah seorang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal TNI. Ngeblog sejak tahun 2009 dan mempunyai beberapa blog termasuk di kompasiana. Telah menerbitkan lebih dari 20 buku berbagai topik, termasuk buku antologi. Selain menulis review buku, produk, dan jasa juga sering memenangkan lomba blog atau giveaway. Pemilik www.abdulcholik.com ini dapat ditemui dengan mudah di Facebook/PakDCholik dan Twitter/@pakdecholik

4 thoughts on “Mudik Lebaran Untuk Ibadah”

  1. Falsafah Pakdhe memang benar sekali ternyata ada suatu nilai ritual dibalik tradisi mudik tiap tahunnya.. merupakan suatu anjangsana manis terbukanya kesempatan baik saling bertemu, berkumpul dan menyapa orang tua, saudara ataupun kerabat di daerah kelahiran.
    Selamat mudik pakde sekeluarga n mhn maaf lahir batin jika ada sesuatu hal yang menyakitkan tanpa saya sadari .

    orangrtua akan senang jika kita berada di dekatnya, minimal pada hari2 istimewa

  2. Seperti yang pernah Pakde singgung dalam buku Rahasia Menjadi Manusia Kaya Arti, bertemu orangtua kerap lebih penting ketimbang rupiah yang kita haturkan. Benar sekali, de. Kehadiran fisik kita memang berharga bai ayah-ibu kita. Syukur2 bisa bagi angpaw. Met mudik de đŸ™‚

    Benar mas, orangtua senang jika anaknya pada ngumpul di hari istimewa

  3. Alhamdulillah orang tua saya masih ada Pak Dhe, semoga masih bisa terus diberi kesempatan untuk membahagiakan beliau.

    Salam wisata

    Betul mas, jangan sampai orangtua selalu menangis karena tak tahu di mana keadaan kita

Komentar ditutup.